Waspada, Inilah Gangguan Tubuh Saat Olahraga yang Harus Diperhatikan

DokterSehat.Com– Olahraga memiliki manfaat baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Olahraga juga dapat membentuk tubuh menjadi lebih ideal. Namun, manfaat baik olahraga tidak akan pernah Anda dapatkan jika Anda melakukannya dengan salah. Sebaliknya, Anda akan merasakan hal yang tidak nyaman saat berolahraga, seperti mual dan nyeri perut.

berhenti-olahraga-doktersehat

Photo Credit: pexels.com

Mungkin Anda pernah mengalami tiba-tiba mual saat sedang asik berolahraga. Tapi, Anda tidak tahu bagaimana rasa mual tersebut bisa muncul. Berikut adalah beberapa alasan mengapa saat Anda sedang berolahraga tiba-tiba merasa mual.

Kadar Gula Darah Rendah

Kadar gula berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan karena dapat menimbulkan berbagai penyakit. Begitupun sebaliknya, jika kadar gula darah terlalu rendah, maka tubuh akan terasa lemas dan mual. Gula dibutuhkan oleh organ-organ tubuh saat berolahraga untuk memperkuat otot. Saat Anda berolahraga dalam kurun waktu yang cukup lama, Anda mungkin akan merasa gemetar, kelelahan, serta penglihatan menjadi kabur, itu tandanya gula darah Anda menurun. Untuk itu, perbanyak konumsi protein dan karbohidrat untuk mengatur kadar gula darah.

Makanan tidak Tercerna dengan Baik

Sebelum olahraga, pasti Anda akan mengonsumsi makanan terlebih dahulu. Idealnya jarak waktu makan dan olahraga sekitar 3 jam. Jika makanan yang dikonsumsi Anda sebelum olahraga tidak dicerna dengan baik, maka Anda akan merasa mual dan muncul nyeri pada perut. Seorang spesialis kinerja atletik, Joel Seedman, Ph.D mengatakan bahwa salah satu pemicu timbulnya rasa mual setelah olahraga yaitu kelebihan makanan dan cairan dalam lambung sebelum olahraga, yang tidak mampu dicerna secara optimal oleh sistem pencernaan.

Sistem Pencernaan tidak Mendapat Cukup Pasokan Darah

Olahraga dengan insentitas yang terlalu tinggi  akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, seperti timbulnya rasa mual. Hal ini terjadi karena darah akan lebih banyak dialirkan ke dalam otot untuk memasok oksigen dan nutrisi sehingga darah yang dialirkan ke perut dan usus tidak terlalu banyak. Jika hal ini terjadi, sebaiknya Anda mengurangi intensitas olahraga Anda dan fokus pada area tubuh tertentu saja.