Waspada! Ini Kebiasaan Yang Dapat Merusak Otak

DokterSehat.Com – Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar syaraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu syaraf lain, bayangkan, dengan kerumitan otak seperti itu, maka Anda wajib menyayangi otak Anda cukup dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering disepelekan.

10

Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat, otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.

Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Sungguh suatu tugas yang sangat rumit dan banyak. Maka, hindarilah 10 kebiasaan buruk di bawah jika Anda masih ingin otak Anda bekerja dengan baik :

  1. Tidak mau sarapan
    Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.
  1. Kebanyakan makan
    Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
  1. Merokok
    Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.
  1. Terlalu banyak mengkonsumsi gula
    Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.
  1. Polusi udara
    Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia, menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
  1. Kurang tidur
    Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya, kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
  1. Menutup kepala ketika sedang tidur
    Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
  1. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit
    Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikirankita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
  1. Kurangnya stimulasi otak
    Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita, kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
  2. Jarang bicara
    Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak, berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.