Waspada Epididimitis! Penyakit Kelamin Pria Penyebab Hilangnya Fungsi Seksual

DokterSehat.Com – Ladies, istilah epididimitis mungkin jarang kita dengar ya? Istilah ini merupakan nama salah satu penyakit kelamin pria. Disebutkan dalam www.nlm.nih.gov, epididimitis merupakan penyakit kelamin pria yang disebabkan oleh infeksi. Epididimitis terjadi karena adanya peradangan pada epididymis, yakni saluran bergulung yang terletak di belakang testis.



Epididimitis merupakan penyebab disfungsi seksual pria, bahkan hilangnya fungsi seksual pria secara menyeluruh. Penyakit ini juga merupakan penyakit alat kelamin yang dapat menginduksi penyakit berat seperti varikokel, peradangan statis, prostatitis, penyakit endokrin, nefritis dan penyakit ginjal lainnya, infeksi saluran kemih, kanker dan sebagainya.

Gejala umum epididimitis dapat dikenali sebagai berikut :

  1. Demam, badan menggigil.
  1. Rasa nyeri pada testis dan skrotum, daerah paha dan pangkal paha juga terasa nyeri.
  1. Prevalensi pembengkakan testis, disertai nyeri dan bernanah, terasa jika ada perasaan empiema fluktuasi.
  1. Kemerahan kulit skrotum dan skrotum hidrokel.

Selain epididimitis yang disebabkan oleh peradangan pada epididimis, epididimitis kronis lainnya adalah epididimitis akut non-spesifik yang disebabkan oleh pengobatan yang tidak memadai. Selain itu, epididimitis akut non-spesifik juga bisa disebabkan oleh jamur, bakteri spirochete, serta infeksi parasit yang disebabkan testis fosfor lokal atau sistemik. Radiasi radioisotop juga bisa menyebabkan peradangan testis dan kerusakan testis.

Diagnosa

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik, testis pada sisi yang terkena kadang membengkak. Nyeri tekan biasanya terbatas pada daerah tertentu (tempat melekatnya epididimis). Bisa ditemukan adanya pembesaran kelenjar getah bening di selangkangan.

Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan :

  1. Analisa dan pembiakan air kemih.
  1. Tes penyaringan untuk klamidia dan gonore.
  1. Pemeriksaan darah lengkap.
  1. Pemeriksaan kimia darah.

Pengobatan

Untuk mengatasi infeksi, diberikan antibiotic, selain itu juga diberikan obat pereda nyeri dan anti peradangan. Penderita sebaiknya menjalani tirah baring dengan skrotum diangkat dan dikormpres dingin.

Baca Juga:  Penyakit Umum Sistem Ekskresi

Pencegahan

Pada saat menjalani pembedahan, seringkali diberikan antibiotik profilaktik (sebagai tindakan pencegahan) kepada orang-orang yang memiliki resiko menderita epididimitis, epididimitis akibat penyakit menular seksual bisa dicegah dengan cara tidak melakukan hubungan seksual di luar nikah.

So, ladies, jika pasangan Anda mendapati gejala ini pada dirinya, segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan sebelum terlambat.