Waspada Dengan Virus Mers !

DokterSehat.Com – Middle East Respiratory Syndrome atau disingkat MERS adalah penyakit virus pada pernapasan yang disebabkan oleh corona virus yang disebut MERS-Cov. Virus ini pertama kali dilaporkan mewabah di Arab Saudi pada tahun 2012.



Corona virus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada orang, corona virus dapat menyebabkan penyakit mulai dalam tingkat keparahan seperti flu biasa hingga Sindroma Pernapasan Akut atau SARS(Severe Acute Respiratory Syndrome).

MERS Coronaviruses pertama kali terdeteksi pada bulan April 2012, ini merupakan virus baru (novel coronaviruses) yang belum pernah terlihat pada manusia sebelumnya.  Pada kebanyakan kasus,virus ini telah menyebabkan penyakit yang parah, bahkan setengah dari kasus yang tercatat mengalami kematian.

Hingga kemudian, corona virus ini dikenal sebagai Middle East Respiratory Syndrome Coronaviruses (MERS-Cov). Nama itu diberikan Coronavirus Study Group of the International Committee di Taxonomy of Viruses pada May 2013.

Mengingat potensi penularan virus ini cukup besar, tidak ada salahnya kita membekali diri dengan informasi terkait penyakit MERS.

Gampang menular

Arab Saudi adalah sumber penularan pertama, dengan jumlah kasus mencapai 378 dan 107 kematian. Tetapi sedikitnya ada 14 negara yang juga melaporkan kasus penyakit ini, antara lain Mesir, Jordania, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, Tunisia, Malaysia, Oman, Perancis, Yunani, Italia, Inggris, Filipina, dan kini Amerika Serikat.

Virus korona penyebab penyakit ini menular antar manusia melalui kontak dekat. Tetapi virus ini juga diektahui menyebar antar hewan.

Mematikan

Menurut WHO, sekitar sepertiga orang yang terinfeksi virus MERS meninggal dunia. Kebanyakan kasus yang fatal terjadi pada orang lanjut usia dan orang yang sudah memiliki gangguan medis.

Baca Juga:  Penyakit yang Mengancam Kulit

Mirip flu

Gejala infeksi MERS antara lain demam dan batuk, sangat mirip dengan flu. MERS juga bisa menyebabkan diare dan sesak napas, dan bisa menyebabkan komplikasi berupa radang paru dan gagal ginjal.

Berasal dari unta dan kelelawar

Meski sumber pertama MERS masih belum diketahui, tetap para ilmuwan menduga kuat penyakit ini berasal dari unta, penelitian mengonfirmasi unta dan kelalawar di Arab Saudi positif memiliki virus ini.

Belum ada obatnya

Tidak ada terapi pengobatan penyakit MERS, orang yang terinfeksi akan diberikan terapi pendukung sesuai gejala-gejala yang dialami. Vaksinnya juga belum ditemukan.