Waspada Demensia

DokterSehat.Com – Pentingnya mengenal dan mengetahui akan tanda gejala penyakit demensia adalah juga diperlukan, definisi mudah dari demensia adalah berkurang atau hilangnya fungsi otak yang terjadi karena disebabkan oleh penyakit tertentu.

7

Gangguan ini mempengaruhi daya ingat seseorang, cara berfikir, perilaku dan tindakan lainnya yang membutuhkan kerja otak. Demikian yang dimaksud dengan pengertian demensia.

Meskipun gangguan demensia ini lebih sering ditemukan pada orang dengan usia 60 tahun ke atas, namun bukan hal yang tidak mungkin penyakit ini menyerang orang yang lebih muda. Mengenali penyebab dan gejala serta melakukan berbagai langkah pencegahan merupakan cara terbaik guna menurunkan resiko terhadap penyakit ini.

Demensia atau secara umum orang menyebutnya dengan kepikunan (pikun), tipe demensia yang seringkali terjadi adalah demensia Alzheimer dengan pasien demensia maka angkanya mencapai 50-60% dari keseluruhan kasus ini.

Gejala awal biasanya adalah lupa akan peristiwa yang baru saja terjadi tetapi bisa juga bermula sebagai depresi, ketakutan, kecemasan, penurunan emosi atau perubahan kepribadian lainnya. Terjadi perubahan ringan dalam pola berbicara sehingga penderita menggunakan kata-kata yang lebih sederhana, menggunakan kata-kata yang tidak tepat atau tidak mampu menemukan kata-kata yang tepat. Ketidakmampuan mengartikan tanda-tanda bisa menimbulkan kesulitan dalam mengemudikan kendaraan. Pada akhirnya penderita tidak dapat menjalankan fungsi sosialnya.

Beberapa penderita bisa menyembunyikan kekurangan mereka dengan baik, mereka menghindari aktivitas yang rumit (misalnya membaca atau bekerja). Penderita yang tidak berhasil merubah hidupnya bisa mengalami frustasi karena ketidakmampuannya melakukan tugas sehari-hari. Penderita lupa untuk melakukan tugasnya yang penting atau salah dalam melakukan tugasnya.

Demensia cukup sering dijumpai pada lansia, menimpa sekitar 16% kelompok usia di atas 65 tahun dan 32-50% kelompok usia di atas 85 tahun. Pada sekitar 10-20% kasus demensia bersifat reversibel atau dapat diobati. Yang paling sering menyebabkan demensia adalah penyakit Alzheimer. Penyebab penyakit Alzheimer tidak diketahui, tetapi diduga melibatkan faktor genetik, karena penyakit ini tampaknya ditemukan dalam beberapa keluarga dan disebabkan atau dipengaruhi oleh beberapa kelainan gen tertentu. Pada penyakit Alzheimer, beberapa bagian otak mengalami kemunduran, sehingga terjadi kerusakan sel dan berkurangnya respon terhadap bahan kimia yang menyalurkan sinyal di dalam otak. Di dalam otak ditemukan jaringan abnormal (disebut plak senilis dan serabut saraf yang tidak beraturan) dan protein abnormal, yang bisa terlihat pada otopsi. Demensia Lewy Body sangat menyerupai penyakit Alzheimer, tetapi memiliki perbedaan dalam perubahan mikroskopik yang terjadi di dalam otak.

Baca Juga:  Efek Buruk AC Bagi Kesehatan

Pencegahan

Langkah pencegahan yang bisa anda lakukan hanya untuk kasus demensia vaskular yang disebabkan oleh stroke kecil, pencegahan tersebut bisa dilakukan dengan cara menghentikan kebiasaan merokok, dan mengontrol tekanan darah anda.

Mengkonsumsi makanan rendah lemak serta rutin melakukan olahraga juga diyakini mampu menurunkan resiko terhadap demensia vaskular.

Pengobatan

Pengobatan yang paling tepat adalah dengan mengetahui penyebab demensia tersebut, jika dikarenakan penyakit tertentu seperti anemia atau terdapat tumor pada bagian otak maka langkah penyembuhannya adalah dengan menghilangkan penyebab tersebut.