Waspada Berbagai Gangguan Kesehatan Anak Yang Disebabkan Oleh Gadget

DokterSehat.Com – Bagi anak anak kecanduan terhadap gadget bisa lebih besar dibandingkan orang dewasa, karena anak anak belum mampu untuk mengontrol dan mengendalikan keinginannya sehingga orang tua harus tahu dampak kecanduan gadget bagi anak anak mereka.

3502409281_0a2c26b1d8_b

Ada 3 jenis gangguan akibat pemakaian gadget terlalu lama yang sering dibicarakan dan didiskusikan :

  1. Gangguan Mata

Gambar gadget yang terang dan menarik sering membuat anak jarang berkedip, terutama saat bermain game, hal tersebut akan membuat mata terasa kering dan lelah.

Pada anak yang terlalu lama menggunakan gadget dapat terjadi suatu gangguan pada mata yang menyebabkan mata anak sulit difokuskan pada benda lain seusai anak bermain. Gangguan tersebut dapat menetap dan menyebabkan anak anda harus memakai kacamata.

  1. Obesitas

Anak yang cenderung sibuk dengan gadgetnya akan jarang bermain diluar rumah seperti bersepeda, bermain bola, lompat tali dan sebagainya yang memerlukan aktivitas fisik yang membakar kalori. Pada anak yang sibuk dengan gadgetnya, maka tidak ada pmebakaran kalori dan semua nya menumpuk di tubuh si anak dan menyebabkan terjadinya obesitas, padahal obesitas erat kaitannya dengan serangan jantung, stroke , dan diabetes.

  1. Gangguan perkembangan motorik dan psikososial

Aktivitas yang beragam dapat merangsang otak dan melatih kemampuan motorik, problem solving, serta kemampuan sosial. Anak anak yang sibuk dengan gadget nya akan mengalami kekurangan dalam hal perkembangan diatas, menjadi tidak peka dengan dunia sekitarnya. Menurut studi yang dilakukan, bermain gadget yang berlebihan dapat membuat kemampuan belajar anak menjadi lambat, perkembangan otak terhambat, anak menjadi lebih agresif karena adegan adegan yang dilihatnya saat bermain game ataupun menonton video di gadgetnya.

Untuk menghindari gangguan gangguan diatas, berikanlah gadget kepada anak anda dengan lama penggunaan maksimal satu jam setiap hari sehingga anak tetap memiliki banyak waktu untuk beraktivitas dan bersosialisasi sebagaimana anak kecil pada umumnya. Bahkan ada negara yang menyarankan warganya untuk memberikan gadget saat seseorang minimal berusia 12 tahun karena diaangap sudah dapat mengendalikan diri untuk menghindari ketergantungan.