Waspada, Anak Juga Bisa Mengalami Depresi

DokterSehat.Com – Banyak penderita depresi yang berandai-andai jika kehidupan mereka kembali pada masa anak-anak yang menyenangkan dan penuh suka cita. Padahal, dalam realitanya, anak-anak, khususnya anak-anak modern jaman sekarang juga memiliki resiko tinggi terkena masalah stress dan depresi. Tak percaya? Anak jaman sekarang tak lagi mudah menikmati kebebasan untuk bermain dan berekspresi. Selain tugas sekolah yang bisa menumpuk dan berbagai tuntutan akademik lainnya, penggunaan gadget juga bisa memicu rasa stress ini. Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan anak mudah mengalami depresi.

doktersehat-anak-kecil-dokter

Faktor pertama penyebab depresi pada anak-anak adalah kecenderungan anak semakin menurunnya porsi bermain anak. Kini, banyak anak yang justru hanya menghabiskan waktu setiap hari dengan sekolah, les, belajar, dan tidur kembali. Untuk mendapatkan waktu bermain, mereka justru harus mengikuti klub olahraga yang kadang bisa membuat anak menjadi jenuh. Padahal, bermain adalah salah satu hal yang sangat penting bagi pertumbuhan fisik dan mental anak. Dengan bermain, otak akan cenderung lebih mudah memecahkan berbagai permasalahan dan mengembangkan potensinya.

Faktor lain penyebab depresi pada anak adalah kini semakin banyaknya permainan elektronik yang membuat candu. Meskipun terlihat menyenangkan, games yang disediakan oleh gadget modern justru bisa memicu depresi dan masalah pada emosional anak-anak. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika anak memainkan games modern lebih dari 20 jam selama seminggu akan berpotensi mengalami penyusutan sel otak dan pada akhirnya kesulitan menjalin kehidupan sosial dan mengembangkan empatinya.

Anak-anak jaman sekarang juga akan cenderung lebih banyak mengkonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi dan terpapar kandungan beracun lainnya. Makanan manis yang kaya gula akan meningkatkan resiko anak terkena depresi hingga schizophrenia! Selain itu, jajanan tidak sehat yang tersedia di pinggir jalan, dekat sekolahan, hingga sekitar rumah dan juga adanya polusi udara yang mudah dihirup anak-anak juga berpotensi menyebabkan anak menjadi mudah gelisah dan terkena depresi.