Wapadai Luka di Vagina Anda!

DokterSehat.com – Luka atau lesi pada vagina bisa disebabkan beberapa faktor. Penyakit menular seksual menjadi penyebab utama timbulnya luka di vagina.



Penyebab

Luka atau lesi pada alat kelamin wanita sering disebabkan oleh infeksi menular seksual, seperti:

  • Kankroid
  • Herpes genital
  • Granuloma inguinale
  • Moluskum kontagiosum
  • Sipilis
  • Kutil pada kelamin

Perubahan prakanker pada vulva (vulva displasia) muncul seperti bercak putih, merah, atau coklat pada vulva, dan biasanya menyebabkan gatal-gatal. Vulva juga dapat mengembangkan kanker pada kulit seperti melanoma dan sel basal dan karsinoma sel skuamosa.

Penyakit menular yang tidak berasal dari hubungan seks juga bisa menyebabkan luka pada alat kelamin. Adanya luka genital pada anak perempuan yang belum mengalami masa puber biasanya disebabkan oleh:

  • Dermatitis atopik
  • Infeksi kulit
  • Vulvovaginitis nonspesifik

Penyebab umum meliputi:

  • Kondisi kulit seperti lichen planus, lichen sclerosis, dermatitis seboroik, dan vitiligo
  • Kista atau abses Bartholin atau kelenjar Skene

Luka pada alat kelamin bisa menyebabkan gatal, nyeri saat buang air kecil, dan sakit saat berhubungan seks. Gangguan pada vagina ini terkadang juga tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Gejala

Segera periksakan diri ke dokter bila tubuh menunjukkan gejala berikut ini:

  • Adanya lesi genital
  • Perubahan dalam lesi genital
  • Gatal di bagian kelamin yang tak kunjung sembuh
  • Nyeri panggul, demam, perdarahan vagina, atau gejala baru lainnya

Untuk mengurangi gatal dan pengerasan kulit sebaiknya mandilah dengan rutin. Bila luka disebabkan oleh infeksi yang ditularkan secara seksual, sebaiknya jangan lakukan aktivitas seksual sampai dokter mengatakan bahwa luka tidak akan menular ke orang lain. Mungkin Anda akan diberi  obat yang dioleskan pada kulit atau obat yang dikonsumsi langsung. Jenis obat yang diberikan tergantung pada penyebabnya, tapi mungkin Anda akan diberikan obat kortikosteroid, obat antivirus, antibiotik, atau obat-obatan untuk meredakan gatal.