Wanita Rawan Terserang Sendi Sensitif

Doktersehat.com – Nyeri sendi atau osteoartritis merupakan salah satu jenis rematik yang patut diwaspadai wanita. Osteoartritis (OA) adalah penyakit penuaan sendi yang berkaitan dengan rusaknya permukaan rawan sendi.



Penyakit OA lebih rentan menyerang wanita ketimbang pria sebab gangguan ini erat kaitannya dengan masalah hormonal. Wanita memiliki hormon estrogen dan progesteron yang berfungsi menjaga kekenyalan, otot, dan ligamen. Pada wanita yang sudah mengalami menopause biasanya terjadi ketidakseimbangan hormon, pengroposan tulang, dan ligamen kendur.

Wanita lebih cepat 2-3 persen mengalami pengeroposan tulang ketimbang pria. Kondisi inilah yang membuat tulang bekerja lebih kuat sehingga mengakibatkan perubahan biomekanik dalam lutut. Normalnya, beban kerja diterima oleh tulang dan otot, namun pada penderita osteoartritis sebagian besar beban kerjanya diterima oleh tulang.

Osteoartritis dapat menyerang beberapa bagian tubuh, seperti lutut, sendi-sendi sekitar pinggul, tangan, pangkal paha, atau tulang-tulang di jari. Gangguan osteoartritis berpotensi menyerang wanita yang sering bergerak, seperti ibu rumah tangga. Pergerakan berulang-ulang yang hanya bertumpu pada satu titik bisa membahayakan tulang.

Gangguan osteoartritis memiliki empat tahap gejala. Pertama, penderita akan merasa sakit setelah menggerakkan sendi. Kemudian sendi akan terasa ngili saat diam dan bertambah sakit saat digerakkan kembali. Selanjutnya, akan terdengar suara gemeretak saat menghentakkan sendi yang sakit. Pada gejala terakhir sendi akan terbatas gerakkannya akibat munculnya rasa sakit.

Sebagai upaya pencegahan sebaiknya kontrol berat badan seideal mungkin. Makin berat beban tubuh maka makin besar risiko mengalami osteoartritis.

Obat yang diberikan pada penderita osteoartritis sebenarnya hanya berfungsi untuk meredakan nyeri.

Bagi seseorang yang berusi 25 hingga 35 tahun diperbolehkan untuk mencoba berbagai jenis olahraga untuk merangsang timbunan kalsium pada tulang. Tapi, bila sudah berada diusia 35 tahun ke atas maka sebaiknya pilih olahraga seperti berenang atau bersepeda secara rutin.

Baca Juga:  Semakin Tua, Kualitas Sperma Semakin Turun

Kemunduran rawan sendi juga bisa disebabkan adanya radikal bebas. Radikal bebas dalam tubuh bisa dinetralkan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak  vitamin A, C, E, kolagen dan selinium. Semua nutrisi penting itu dapat Anda dapatkan dalam apel, pisang, susu, pepaya, nanas, dan jeruk.

Sebaiknya segeralah lakukan foto rontgen bila sudah terasa nyeri sendi. Bila sudah diketahui hasilnya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan fisioterapi.

Sumber: vemale.com