Wanita Ini Selalu Mengeluhkan Sakit Kepala Karena Alergi Dengan Wi-Fi

DokterSehat.Com – Tidak semua orang ternyata bisa menikmati kemajuan teknologi. Saat banyak orang begitu asyik menggunakan gadget dan menggunakan media sosial di hampir semua tempat, Kim De’Atta justru sangat menderita dengan sinyal Wi-Fi yang kini beterbaran dimana-mana. Kim mengaku jika gara-gara sinyal Wi-Fi ini, ia kerap mengalami sakit kepala yang luar biasa, kelelahan, hingga infeksi. Ia bahkan harus berpindah dari kota besar menuju ke area yang lebih terpencil demi menghindari sinyal Wi-Fi tersebut.

doktersehat-gadget-handphone-media-sosial

Kim menyebutkan jika Ia mengalami alergi dengan Wi-Fi. Meskipun banyak orang yang menganggap jika dirinya bercanda, Ia benar-benar sangat menderita karenanya. National Health Service (NHS) menyebutkan jika hingga saat ini, Ia masih belum mengetahui adanya dampak negatif dari sinyal Wi-Fi, namun, menurut laporan dari Somerset Live, diketahui bahwa Kim sangat menderita karena sinyal tersebut dan bahkan kerap memakai helm pelindung atau tidur pada bawah jaring demi mengurangi rasa sakit akibat sinyal Wi-Fi.

Alergi Wi-Fi yang terjadi pada Kim ternyata tidak muncul begitu saja. Ia sudah merasakan ketidaknyamanan dengan sinyal Wi-Fi semenjak Ia berusia remaja. Saat teknologi di jaman tersebut mulai mengalami kemajuan, Ia bahkan tidak bisa menggunakan ponsel karena membuatnya sakit kepala. Ia pun memilih untuk menjauhkan berbagai ponsel dan gadget lainnya yang membuatnya menderita.

Kini, Kim sudah pindah di wilayah Glastonbury, Inggris. Daerah ini memang tidak terjamah perkembangan teknologi yang cukup signifikan sehingga tidak begitu membuatnya menderita. Sayangnya, gara-gara ada tiang telepon selular yang dipasang di dekat rumahnya, Ia pun kembali merasakan alergi Wi-Fi yang membuatnya sakit kepala, nyeri pada telinga, kesemutan, dan nyeri pada bagian punggung bawah.

Kim sendiri sudah pernah memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi masalah kesehatan ini. Dokter yang menanganinya menyebutkan jika Kim mengalami kondisi bernama electromagnetic hypersensitivity, kondisi dimana seseorang lebih sensitif pada gelombang elektromagnetik sehingga bisa mengalami beberapa gejala kesehatan layaknya yang Kim rasakan.