Kasihan, Wanita Ini Pergi ke Toilet 60 Kali dalam Sehari!

doktersehat_jenna_thompson
Photo Source: Metro.co.uk

DokterSehat.Com– Wanita berusia 31 tahun bernama Jenna Thompson mengalami kondisi langka yang membuatnya harus pergi ke toilet hingga 60 kali dalam sehari. Yang lebih mengenaskan adalah, Ia bahkan mengalaim sensasi sakit yang luar biasa setiap kali melakukannya.

Dilansir dari Metro.co.uk, Jenna didiagnosis terkena interstitial cystitis setelah berkali-kali mengunjungi dokter karena mengalami masalah kesehatan ini sejak 13 tahun yang lalu. Kondisi ini membuat kandung kemihnya membengkak dan terkadang bisa membuatnya tak mampu berdiri atau berjalan.

Wanita yang berprofesi sebagai jurnalis ini mengaku awalnya menyadari ada yang salah dengan kondisi kesehatannya tatkala masih berusia 18 tahun. Saat itu, Ia sedang menonton konser dan selalu merasa harus pergi ke toilet. Sayangnya, tatkala buang air kecil, Ia merasakan sensasi seperti terbakar yang menyakitkan. Ia pun pulang dari acara konser tersebut dan menduga telah terkena infeksi yang harus segera diperiksakan ke dokter.

Sayangnya, meski sudah mengonsumsi antibiotik, banyak minum air putih, dan mengonsumsi jus cranberry yang dianggap bisa membantu mengatasi masalah kesehatan ini, frekuensi buang air kecilnya masih tetap sama saja. Jenna juga harus mengalami sensasi perih dan terbakar tatkala melakukannya.

Selama dua tahun Jenna berkali-kali mengunjungi dokter yang berbeda untuk mengetahui apa penyebab dari masalah kesehatannya. Sempat putus asa, Ia akhirnya menemukan jawaban akan masalah kesehatan yang menyerangnya, yakni interstitial cystitis (IC) atau sindrom kandung kemih yang menyakitkan.

Sayangnya, kondisi ini belum benar-benar diketahui penyebabnya. Satu hal yang pasti, Jenna kini harus hidup dengan kondisi ini hingga akhir hayatnya dan kesulitan untuk menjalani aktivitas normal sehari-hari, kecuali jika Ia mau mengangkat kandung kemih dari tubuhnya. Namun, Jenna mengaku belum siap untuk melakukannya dan masih bisa melalui kondisi ini setiap hari.

Beruntung, pakar kesehatan dari Sheffield’s Royal Hallamshire Hospital, Inggris, mampu membantunya menurunkan gejala dari masalah kesehatan ini. Meskipun membuatnya harus menjalani perawatan dan mengonsumsi beberapa jenis obat, Ia mengaku merasa jauh lebih baik dari sebelumnya.