Wanita Dengan Ukuran Payudara Kecil Ternyata Lebih Mudah Mendapatkan Orgasme

DokterSehat.Com– Banyak wanita yang kurang percaya diri dengan ukuran payudaranya karena menganggapnya terlalu kecil dan kurang menarik. Padahal, menurut pakar kesehatan, ada cukup banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh wanita dengan ukuran payudara yang kecil. Dalam sebuah penelitian terbaru, diketahui bahwa wanita dengan ukuran payudara kecil ternyata lebih mudah mendapatkan orgasme saat berhubungan intim jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki payudara dengan ukuran yang lebih besar. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-bra-bh-wanita-sex-seks-seksi-underwear

Sebuah badan konsultasi seks di Amerika Serikat melakukan hasil penelitian untuk mengetahui seberapa besar ukuran payudara yang diidamkan wanita dewasa di negara adidaya tersebut. Hasilnya adalah, para wanita di Amerika ternyata menginginkan ukuran payudara dengan tinggi 15 cm dari pangkal hingga putingnya. Berat payudara yang diidamkan adalah sekitar 750 gram dan volume payudara yang didambakan adalah sekitar 350 hingga 500 cc. Jika kita konversikan dalam ukuran bra, maka banyak wanita yang ingin memiliki payudara dengan ukuran bra 34 hingga 36, full B.

Yang menarik adalah, meskipun banyak pria yang suka dengan wanita dengan payudara berukuran besar, dalam realitanya pria jauh lebih menyukai payudara yang alami, apapun ukurannya. Hal ini berarti, andaipun wanita memiliki ukuran payudara yang lebih kecil, kaum pria ternyata sudah sangat puas dengan payudara tersebut asalkan masih alami.

Penelitian ini juga berhasil mengungkapkan fakta menarik tentang sensitivitas payudara saat berhubungan intim dimana ukuran payudara yang besar ternyata menandakan jaringan lemak yang lebih banyak jika dibandingkan dengan kelenjar. Hal ini ternyata bisa menurunkan sensitivitas rangsangan seksual pada payudara. Sebaliknya, payudara yang kecil cenderung memiliki kelenjar lebih banyak sehingga mereka pun akan jauh lebih mudah terangsang, khususnya saat mendapatkan foreplay atau sentuhan dari pasangannya. Tanpa adanya lapisan lemak yang menghalangi rangsangan ini, maka wanita pun akan lebih menikmati berbagai rangsangan saat berhubungan intim sehingga cenderung lebih mudah mendapatkan orgasme.