Wanita Bisa Mengalami Ketidaksuburan Karena Berbagai Hal Berikut

DokterSehat.Com – Setiap wanita tentu mengharapkan dirinya bisa segera mendapatkan keturunan setelah menikah. Berita mengenai kehamilan tentu akan menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu. Sayangnya, banyak pasangan yang harus menunggu begitu lama namun masih juga belum mendapatkan keturunan. Seringkali pria menjadi pihak yang paling disalahkan dan bahkan bisa dicap mandul jika istrinya tidak memiliki keturunan. Sayangnya, wanita juga bisa memiliki kemungkinan sulit untuk mendapatkan kehamilan karena tidak subur. Banyak faktor yang menyebabkan wanita menjadi tidak subur dan berikut adalah diantaranya.

doktersehat-penyakit-kelamin-sifilis

Usia wanita adalah salah satu faktor utama yang membuatnya cenderung tidak subur. Sel telur yang ada di dalam tubuhnya akan semakin menurun jumlahnya seiring dengan waktu. Karena alasan inilah banyak orang yang menyarankan wanita untuk segera menikah saat memasuki usia subur dan segera merencanakan kehamilannya mengingat jika terlambat, maka yang terjadi adalah Ia pun akan berada dalam kondisi tidak subur dan sulit untuk hamil.

Selain karena faktor usia, penyebab ketidaksuburan pada wanita adalah adanya gangguan kesehatan atau kondisi medis tertentu. Sebagi contoh, wanita mengalami penyakit endometriosis atau penyumbatan tuba. Wanita yang mengalami endometriosis akan mengalami pertumbuhan endometrium di luar organ rahimnya sehingga bisa memicu masalah pada menstruasi dan juga kehamilan. Seringkali kasus endometriosis yang dibiarkan akan berlanjut pada kista atau jaringan parut yang membuat sperma pun semakin sulit mengarah ke rahim untuk melakukan pembuahan.

Wanita yang mengalami penyakit radang panggul atau disfungsi tiroid juga akan cenderung mengalami ketidaksuburan reproduksi. Penyakit radang panggul ternyata berpengaruh secara langsung pada organ reproduksi dimana ovarium, rahim, atau saluran tuba bisa mengalami kerusakan parah dan permanen. Selain itu, disfungsi tiroid juga akan membuat masalah kemandulan pada wanita mengingat peran besar tiroid dalam hal ovulasi dan juga kesuburan pada wanita.