Wah, Nenek yang Mau Mengasuh Cucunya di Negeri Ini Akan Digaji

DokterSehat.Com – Bagi banyak nenek, mengasuh cucu tatkala anak-anaknya bekerja adalah hal yang biasa dilakukan. Tak hanya membantu anak-anaknya untuk mengasuh dan membesarkan cucu, mereka juga bisa mengisi waktu luang di hari tua dengan bahagia. Melihat adanya peran besar dari para nenek yang ikut mengasuh cucunya ini, Pemerintah Turki merencanakan peraturan unik yang akan diterapkan di negara tersebut sehingga para nenek yang mengasuh cucunya ini bisa mendapatkan gaji.



Pada bulan Februari nanti, pemerintah Turki berencana untuk melakukan program bernama National Mobilization in Working Life. Pada program ini, para nenek yang mau mengasuh cucunya akan mendapatkan gaji sebesar Rp 1,4 juta. Padahal, sebelumnya nenek-nenek yang sudah tak lagi bekerja atau dalam masa pensiun sudah mendapatkan dana bulanan sebesar Rp 3,3 juta hingga Rp 6 juta. Adanya tambahan gaji ini diharapkan bisa menambah semangat para nenek yang bekerja keras untuk mengasuh cucunya.

Pemerintah Turki menyebutkan jika program ini sebenarnya ditujukan bagi para ibu yang ingin melakukan kerja paruh waktu demi menambah pemasukan keluarga namun kesulitan untuk membagi waktunya karena adanya anak. Dengan adanya gaji tambahan bagi para nenek, diharapkan semakin banyak nenek yang berminat untuk mengasuh cucunya sehingga para ibu bisa tenang untuk bekerja paruh waktu.

Pada awalnya, program ini akan dilaksanakan pada 1.000 keluarga yang berada di Provinsi Izmir dan Bursa selama enam bulan. Andai program ini berhasil, diharapkan ke depannya ada 500 ribu nenek yang akan mau mengasuh cucunya di Turki.

Dr. Susan Newman, Ph.D, berkata jika meskipun program ini menarik, sebenarnya setiap orang tua juga harus bijak dalam mengasuh anak mengingat tidak semua nenek ternyata mau untuk direpoti oleh sulitnya mengasuh anak sementara mereka bisa bekerja di luar rumah. Sebelum meminta nenek untuk mengasuh cucunya, cobalah untuk bertanya apakah mereka keberatan atau ternyata memiliki kesibukan lain atau tidak. Andai sang nenek justru malah tertarik untuk melakukannya demi mengisi waktu hari tua dan melimpahkan cintanya pada sang cucu, maka kita pun bisa mempercayakan pengasuhan anak kepada nenek.