Waduh, Minum Kopi dan Teh Ternyata Bisa Membuat Gendut

DokterSehat.Com– Kopi dan teh telah dikenal luas sebagai minuman yang bisa memberikan banyak sekali manfaat kesehatan bagi tubuh. Kandungan nutrisi dari kedua minuman ini disebut-sebut bisa mencegah penyakit atau bahkan menurunkan stress. Hanya saja, menurut pakar kesehatan, kini minum kopi dan teh bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Kok bisa?

doktersehat-kopi-coffee-kehamilan-preganncy-menurunkan-depresi

Penyebabnya ternyata bukan karena kandungan dari kedua minuman ini, namun karena kebiasaan kita menambah bahan lainnya saat ingin menikmati kopi atau teh. Sebagai contoh, kebanyakan masyarakat tanah air cenderung menambahkan gula saat menikmati kopi atau teh. Bahkan, jika kita membeli teh atau kopi di kedai atau kafe tertentu, kita juga bisa mendapatkan tambahan seperti krim atau perasa. Berbagai bahan tambahan pada minuman inilah yang akan membuat kita mendapatkan kalori lebih banyak yang bisa menaikkan berat badan.

Dalam sebuah Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional yang dilakukan selama 12 tahun dan berakhir pada tahun 2012, diketahui bahwa 51 persen orang dewasa di Amerika Serikat meminum kopi dan 21 persen lainnya mengkonsumsi teh. Yang menjadi masalah adalah, sekitar dua per tiga dari peminum kopi dan sepertiga peminum teh ini menambahkan bahan seperti gula, perasa, krim, dan bahan tambahan yang mengandung kalori pada minuman mereka. Hal ini ternyata bisa menambah asupan kalori harian.

Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa mengkonsumsi teh yang ditambahkan dengan tambahan lainnya akan menambah asupan 43 kalori. Sebagian besar, yakni 85 persen dari tambahan kalori ini ternyata berasal dari gula. Jumlah ini memang seperti kecil dan tidak berarti, namun jika kita kerap mengkonsumsi minuman ini secara teratur dan mengkonsumsi makanan lain yang juga memiliki kadar kalori yang tinggi, maka kita pun bisa dengan mudah mengalami kenaikan berat badan.