Waduh, 51 Persen Remaja Putri di Kota Besar Sudah Pernah Berhubungan Intim

DokterSehat.Com– Sebuah survey yang dilakukan oleh BKKBN pada tahun 2015 lalu menunjukkan hasil mengejutkan dimana 51 persen remaja putri di kota besar ternyata sudah pernah berhubungan intim. Yang lebih mengejutkan lagi, 40 persen remaja putri di pedesaan, wilayah yang dianggap lebih aman dan lebih kuat budaya ketimurannya, ternyata juga sudah pernah melakukannya. Apa saja dampak dari maraknya seks sebelum menikah ini?

doktersehat-wanita-seksi-stoking

Pakar kesehatan Prof. Dr. Biran Affandi SpOG(K) dari FKUI/RSCM menyebutkan bahwa seks di usia remaja tentu akan beresiko besar memicu kehamilan di usia dini. Padahal, penelitian kesehatan menyebutkan bahwa idealnya wanita mulai hamil di usia 20 hingga 35 tahun agar sudah siap baik itu secara fisik maupun mental. Jika seorang wanita hamil di usia remaja, bisa jadi resiko untuk mengalami kematian ibu atau kematian anak saat persalinan meningkat dengan signifikan.

Dalam survey yang dilakukan pada tahun 2015, 32,5 persen kasus kematian ibu saat melahirkan terjadi karena ibu melahirkan di usia terlalu muda atau terlalu tua. Namun, data dari RSCM menyebutkan bahwa sebagian kasus ini terjadi di ibu yang hamil di usia terlalu muda.

Tak hanya beresiko mengalami kehamilan di usia dini, remaja yang sudah berhubungan intim di usia muda juga akan lebih rentan untuk terkena penyakit menular seksual, apalagi jika mereka juga menerapkan seks bebas atau kerap berganti-ganti pasangan. Yang menjadi masalah adalah, penyakit menular seksual bisa saja mematikan dan sulit untuk diobati.

Melihat adanya fakta ini, setiap remaja dan anak muda memang sebaiknya menghindari seks di luar nikah karena dampak negatifnya jauh lebih besar.