Vitamin C (5)

Nama: Vitamin C



Kegunaan (4)
Bukti tidak cukup untuk:

  • Hay fever (rhinitis alergi). Ada bukti yang bertentangan tentang efek vitamin C untuk meningkatkan gejala demam. Mengkonsumsi vitamin C tampaknya tidak mencegah demam.
  • Kerusakan hati yang disebabkan oleh obat kanker anthracycline. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin C, bersama dengan vitamin E dan bahan-bahan lainnya, tidak mengurangi risiko kerusakan jantung yang disebabkan oleh obat kanker anthracycline.
  • Kerusakan lambung yang disebabkan oleh aspirin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin C dapat mencegah kerusakan lambung yang disebabkan oleh aspirin.
  • Asma. Ada beberapa bukti bahwa orang dengan asma mungkin memiliki kadar vitamin C rendah. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin C tidak mengurangi risiko asma atau meningkatkan gejala asma.
  • Attention deficit disorder-hyperactivity disorder (ADHD). Beberapa bukti menunjukkan bahwa mengkonsumsi dosis tinggi vitamin C tidak mengurangi gejala ADHD. Penelitian lain menunjukkan bahwa mengkonsumsi dosis vitamin C yang lebih rendah dapat meningkatkan beberapa gejala seperti kegelisahan dan pengendalian diri pada anak-anak dengan ADHD.
  • Autisme. Bukti awal menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin C mengurangi keparahan gejala autisme pada anak.
  • Kanker kandung kemih. Mengkonsumsi vitamin C tampaknya tidak mempengaruhi kelangsungan hidup dari kanker kandung kemih.
  • Kanker payudara. Penelitian tentang efek vitamin C untuk mengobati kanker payudara masih menjadi perdebatan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan vitamin C mengurangi risiko kanker payudara, sedangkan penelitian lain menunjukkan tidak memiliki efek. Tidak ada bukti bahwa mengonsumsi suplemen vitamin C mengurangi risiko terkena kanker payudara.
  • Luka bakar.  Bukti awal menunjukkan bahwa menggunakan vitamin C infus dalam 24 jam pertama pada luka bakar yang parah mengurangi pembengkakan pada luka.
  • Penyakit jantung. Penelitian tentang penggunaan vitamin C untuk penyakit jantung tidak jelas. Penelitian lebih lanjut tentang penggunaan suplemen vitamin C untuk mencegah penyakit jantung diperlukan. Namun, memperbanyak asupan vitamin C dalam diet mungkin memberikan beberapa manfaat.
  • Katarak. Ada informasi yang saling bertentangan tentang penggunaan vitamin C untuk mencegah katarak. Vitamin C ditambah vitamin E dan beta-karoten tampaknya tidak memiliki pengaruh yang signifikan pada penurunan pandangan terkait usia karena katarak pada orang bergizi baik yang mengambil suplemen jangka panjang (untuk rata-rata konsumsi selama 6,3 tahun). Di sisi lain, penelitian lain menunjukkan  bahwa mengonsumsi multivitamin yang mengandung vitamin C selama 10 tahun tampaknya mampu mencegah katarak. Penggunaan suplemen untuk jangka pendek tidak ada pengaruhnya.
    Baca Juga: Vitamin C (6)