Virus Zika Juga Terdeteksi di Singapura!

DokterSehat.Com – Setelah dalam beberapa hari terakhir dunia kesehatan dikejutkan dengan munculnya kasus infeksi virus zika di Hongkong, kini ditemukan pula kasus infeksi zika di Negara maju lainnya, yakni di Negara tetangga, Singapura. Meskipun terjadi di dalam negeri, yang menjadi korban infeksi virus zika justru adalah warga Negara Malaysia yang diketahui berjenis kelamin wanita dan berusia 47 tahun. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-nyamuk-zika-travel-warning-Bali-Australia-chikungunya

Kementerian Kesehatan Singapura pada hari Sabtu kemarin, 27 Agustus 2016, mengungkapkan jika wanita ini telah melakukan perjalanan ke beberapa Negara yang memang mengalami kasus wabah virus zika yang sangat masif layaknya di Brasil, Kolombia, Suriname, dan beberapa Negara Amerika Selatan dan Amerika Tengah lainnya. Dilansir dari data Kementerian Kesehatan, diketahui bahwa wanita ini mengalami demam pada hari Kamis, 25 Agustus 2015 setelah melakukan perjalanan dari beberapa negara yang menjadi area mewabahnya virus Zika. Tak hanya demam, Ia juga mengalami ruam-ruam pada kulitnya dan masalah konjungtivia pada mata. Setelah tidak segera membaik, Ia pun dibawa ke dokter pada keesokan harinya. Melihat adanya gejala yang tidak biasa, sang dokter pun merujuknya ke Tan Tock Seng Hospitals Communicable Diseases Center untuk mendapatkan penelitian lebih mendalam. Setelah melakukan tes laboratorium, barulah diketahui bahwa sang wanita ini terinfeksi virus zika.

Otoritas Kesehatan Singapura menyebutkan jika setelah mendapatkan perawatan dari rumah sakit, wanita ini semakin membaik dan kondisinya juga semakin pulih. Pakar kesehatan pun ikut memeriksa orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan wanita ini serta sebagian orang yang tinggal di sekitar orang tersebut mengingat ada kekhawatiran virus ini ikut menyebar ke orang lain.

Baca Juga:  Malas Sikat Gigi Sebabkan sakit jantung

Kasus ini sendiri bukanlah yang pertama muncul di Singapura. Sebelumnya, ada pria yang diketahui berusia 48 tahun yang juga terinfeksi virus zika setelah melakukan kunjungan ke Brasil diantara bulan Maret dan bulan Mei 2016 kemarin.