Vagina Kering, Apa Saja Penyebabnya?

DokterSehat.Com – Salah satu bagian tubuh wanita yang harus dijaga kesehatannya adalah vagina. Bagaimana tidak, jika vagina tidak terjaga kesehatannya, vagina bisa saja menimbulkan bau yang kurang sedap atau bahkan mengalami masalah berupa vagian kering. Bagi wanita yang sudah menikah, masalah vagina kering ini tentu akan menjadi hal yang sangat bermasalah mengingat akan berpengaruh besar pada kenikmatan hubungan intim dengan pasangannya

doktersehat-wanita-vagina-celana-dalam-Herpes-Genital-infeksi-menular-seksual

Pakar kesehatan menyebutkan jika vagina bisa menjadi kering karena faktor hormonal. Sebagai contoh, wanita sedang mengalami penurunan produksi hormon estrogen yang bisa saja terjadi pada saat fase menyusui atau saat wanita sudah mencapai fase menopause. Meskipun saat menyusui hormon estrogen pada tubuh wanita menurun drastis sehingga vaginanya mengering, namun, begitu fase menyusui sudah terlewati, maka kadar hormon estrogen kembali seimbang dan vagina pun tidak akan mengalami masalah kering kembali. Hal yang berbeda terjadi andai wanita mengalami fase menopause yang kerap terjadi saat wanita berusia lebih dari 50 tahun. Pada usia ini, ovarium benar-benar tidak lagi memproduksi estrogen sehingga vagina pun tidak lagi mendapatkan cairan yang bisa menghidrasinya.

Beruntung, ada banyak sekali produk perawatan vagina wanita yang bisa membuat area vagina menjadi tidak kering kembali. Dengan rutin memakai produk perawatan ini, kita pun bisa mencegah vagina terkena paparan urine dan keringat yang bisa membuat bakteri berkembang biak dia rea tersebut. Hanya saja, ingatlah bahwa kita harus memakai produk perawatan vagina yang bisa menjaga tingkat keasaman pada vagina tetap dalam kondisi seimbang, yakni di angka 3,5 sehingga organisme baik di sekitar vagina juga tetap ada disana. Dengan vagina yang tetap terawat, maka resiko mendapatkan masalah kesehatan layaknya gatal-gatal, infeksi, hingga masalah vagina kering pun bisa dicegah.