Usia Ideal Anak Nonton TV

DokterSehat.Com – Anak-anak merupakan peniru yang sangat baik. Apapun yang dilihat dan didengar mudah sekali diserap dalam otaknya. Oleh sebab itu, para orang tua seharusnya lebih memperhatikan hal-hal apa saja yang layak dilihat atau didengar oleh si buah hati.

doktersehat-keluarga-nonton-tv

Sebaiknya hindari menonton drama televisi saat Anda sedang bermain dengan si kecil. Karena saat Anda menyaksikan tayangan tersebut, tanpa disadari anak Anda akan turut menyaksikan televisi.

Walaupun belum tentu mengerti dengan apa yang Anda tonton, otak Anak akan tetap menyerap kata-kata dan perilaku yang terlihat pada drama tersebut. Hal itu tidaklah tepat karena tayangan televisi dapat berdampak pada perkembangan mental anak.

Para pakar dari American Academy of Pediatrics menyarankan agar menjauhkan anak dari televisi sebelum berusia dua tahun.

Walaupun sudah berusia lebih dari dua tahun sebaiknya tetap batasi waktu menonton. Beri anka waktu paling lama dua jam dalam sehari untuk menyaksikan tayangan televisi. Dengan batasan tersebut diharapkan dapat memperkecil efek negatif akibat menonton televisi.

Anak yang berusia di bawah tiga tahun otaknya sangat sensitrif sehingga cepat menyerap informasi. Mereka akan meniru dengan cepat apa saja yang dilihat.

Berbeda dengan pendapat sebelumnya, dr. Aric Sigman melarang anak yang berusia di bawah tiga tahun untuk menonton televisi. Menurutnya hal ini dapat menjaga perkembangan mental anak dan mencegah ketergantuan anak menonton televisi.

Untuk menghindari ketergantungan televisi sebaiknya perbanyak aktivitas bersama anak di luar ruangan. Bermain di taman atau sekedar berolah raga di lapangan dapat mengenalkan anak tentang makna bersosialisasi.