Urin Sedikit Pertanda Kanker Uretra

DokterSehat.com – Uretra adalah saluran tempat keluarnya urin dari kandung kemih. Pada wanita, uretra panjangnya sekitar 3,75 cm dan ujungnya berlubang yang terletak di atas vagina. Pada pria, uretra panjangnya sekitar 20 cm bisa menembus kelenjar prostat dan berujung sebuah lubang di ujung penis.



Keganasan yang ditemukan pada uretra disebut juga dengan kanker uretra. Kanker ini lebih sering dialami wanita. Bagian dari uretra yang terletak di dekat lubang keluarnya disebut uretra anterior dan kanker yang bermula dari daerah ini disebut kanker uretra anterior. Sementara kanker uretra posterior terletak di dekat kandung kemih dan jaringan lain. Kanker posterior kemungkinan bisa tumbuh menembus lapisan dalam uretra dan jaringan di dekatnya.

Terkadang penderita kanker kandung kemih juga mengalami kanker uretra sehingga disebut dengan kanker uretra yang berhubungan dengan kanker kandung kemih.

Gejala
Karunkulus uretra merupakan pertumbuhan jinak yang kerap terjadi, biasanya ditandai dengan adanya pertumbuhan kecil berwarna merah dan menyebabkan nyeri di samping lubang uretra pada wanita. Karunkulus uretra mengakibatkan dalam urin terdapat darah. Kondisi ini bisa diatasi dengan pembedahan.

Gejala awal terjadinya kanker uretra adalah hematuria, yakni darah dalam air kemih. Kondisi ini akan terlihat saat urin berwarna kemerahan atau hanya bisa diketahui dengan pemeriksan mikroskopik. Selain itu, penderita juga bisa mengalami kesulitan buang air kecil atau aliran urin melambat atau sedikit akibat tersumbatnya aliran urin.

Diagnosa
Untuk menegakkan diagnosis perlu dilakukan pemeriksaan fisik guna mengetahui dan merasakan ada tidaknya benjolan dalam uretra. Sitoskopi bisa dimasukkan ke penis untuk mengatahui kondisi uretra pada pria. Bila ditemukan sel atau tanda-tanda kelainan, maka akan diambil contoh jaringan untuk diperiksa dengan mikroskop (biopsi).

Baca Juga:  Kumis Sebagai Simbol Kanker Prostat

Pengobatan
Pengobatan untuk kanker uretra dapat dilakukan dengan:

1. Pembedahan

2. Terapi penyinaran dengan sinar X dosis tinggi atau sinar energi lain untuk membunuh sel-sel kanker

3. Kemoterapi, pengobatan untuk membunuh sel-sel kanker

Pembedahan untuk mengangkat kanker uretra terdiri dari:

1. Elektrofulgurasi, mengangkat kanker dengan arus listrik. Tumor dan daerah di sekitarnya dibakar lalu diangkat dengan pisau bedah.
2. Terapi laser.
3. Sistouretrektomi (pengangkatan kandung kemih dan uretra).

Jika sebagian penis pria mengandung kanker uretra maka bisa dilakukan pembedahan panektomi parsial. Terkadang bisa juga dilakukan pengangkatan seluruh penis (penektomi).

Setelah pengangkatan sebagian atau seluruh penis, maka dapat dilakukan bedah plastik untuk membuat penis yang baru .

Pada wanita bisa dilakukan pembedahan untuk mengangkat uretra, kandung kemih dan vagina,
Untuk membuat vagian baru, dilakukan bedah plastik.