Umur Ikut Menentukan Kesuburan Pria

DokterSehat.Com – Terdapat sebuah mitos yang berkembang di masyarakat dimana tidak seperti wanita yang setelah meelwati masa menopause maka Ia akan tidak lagi bisa mendapatkan keturunan, pria justru bisa mendapatkan keturunan seumur hidupnya, bahkan saat pria sudah berusia kakek-kakek sekalipun. Apakah secara medis hal ini benar adanya?

doktersehat-orangtua-demensia

Memang, dalam realitanya pria tidak mengalami fase menopause layaknya kaum hawa. Namun, dalam dunia medis, hal ini ternyata tidak berarti pria selalu  memiliki fase subur seumur hidupnya. Memang, kita masih bisa menemukan pria lanjut usia yang masih bisa memiliki keturunan, namun, secara umum, seiring dengan bertambahnya usia pria, maka tingkat kualitas sperma pun akan cenderung semakin menurun dan pada akhirnya ikut berimbas pada semakin menurunnya kesuburan. Singkat kata, semakin tua seorang pria, kemampuan memiliki anaknya juga semakin mengecil.

Pakar kesehatan menyebutkan jika penurunan kualitas sperma baik itu dalam hal pergerakan atau bahkan kuantitas sperma akan dimulai saat pria sudah memasuki usia dewasa 40 tahunan. Jika kita mencermati, memang cukup jarang menemui pria yang sudah berusia 40 tahunan akan memiliki keturunan, bukan? Setidaknya, butuh sekitar dua tahun perjuangan bagi pria berusia 40 tahunan untuk bisa mendapatkan keturunan.

Jika pria berusia 40 tahunan berhasil membuat istrinya hamil, ada kecenderungan dimana kehamilan ini memiliki resiko besar mengalami keguguran dan andaipun berhasil terlahir, anak ini berpotensi besar memiliki masalah kesehatan baik itu masalah kesehatan fisik ataupun mental layaknya mengalami autisme.

Melihat adanya fakta ini, pria yang sudah berusia dewasa dan dalam puncak kesuburan memang sebaiknya segera memiliki anak karena disamping memiliki rasio keberhasilan mendapatkan keturunan cukup besar, anak yang terlahir juga akan cenderung jauh lebih sehat.