Ubah Kebiasaan Konsumsi Makanan Panas dan Minuman Dingin dalam Waktu Bersamaan

DokterSehat.Com – Sudahkah Anda merawat gigi dengan benar? Atau memeriksakan kondisi kesehatan gigi Anda ke dokter gigi? Jika kondisi gigi Anda terasa baik-baik saja tentunya anda akan merasa semua hal baik-baik saja. Hanya saja, terkadang anda menemukan gigi yang retak atau rusak tanpa anda ketahui awal penyebabnya. Apabila Anda memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan panas disertai dengan minuman dingin, mungkin inilah salah satu penyebabnya.

doktersehat-menggigit-es-batu-tidak-baik-pagophagia

Bakso, mie ayam, atau jajanan sejenisnya menjadi makanan yang banyak disukai hampir semua orang. Seringkali makanan yang disuguhkan panas ini disandingkan dengan minuman dingin seperti es teh atau es jeruk. Jika kita mengkonsumsi makanan panas dan langsung disambut dengan minuman dingin, gigi sebagai bagian dari organ mulut yang berperan ketika mengunyah akan mengalami trauma. Jika trauma ini terjadi secara terus menerus maka dapat menimbulkan keretakan pada gigi.

Akan lebih baik jika mengkonsumsi makanan panas, diimbangi dengan minuman dengan suhu normal atau minuman hangat. Jika tidak maka semakin lama gigi yang retak akibat trauma ini bisa berdampak lebih parah, yaitu gigi patah. Jika anda mengalami masalah keretakan gigi, pakar kesehatn menyerukan agar kita segera menghentikan kebiasaan mengkonsumsi makanan panas dengan minuman dingin dalam waktu bersamaan.

Meskipun demikian, penyebab gigi trauma juga bisa disebabkan oleh hal lain, seperti jatuh dengan kondisi gigi yang berbenturan dengan benda keras layaknya jatuh dari sepeda atau sepeda motor dengan posisi gigi terhantam tanah atau pun permukaan jalan. Terdapat dua kemungkinan yang terjadi pada gigi saat terhantam dengan keras, yaitu gigi lepas atau mencuat naik. Pakar kesehatan berkata jika kondisi gigi yang terhantam masih bisa dipertahankan, maka dapat diperbaiki dengan menggunakn kawat gigi sehingga posisi gigi yang naik dapat diturunkan kembali. Sementara itu gigi trauma dengan posisi mencuat biasanya akan cenderung mudah lepas seiring dengan waktu. Untuk memperbaiki kondisi ini dokter gigi biasanya akan menerapkan splinting, yaitu menggunakan alat yang berfungsi untuk mengencangkan serta menstabilkan gigi yang goyang.