Turunnya Organ Panggul pada Wanita

DokterSehat.Com – Prolaps organ panggul (organ panggul yang terlepas tidak pada tempatnya) terjadi ketika organ panggul seperti kandung kemih, rahim (uterus) atau usus turun dari posisi normal di perut bagian bawah dan menekan terhadap  dinding vagina.

doktersehat-menjaga-sendi-sehat-nyeri-punggung

Terdapat berbagai penyebab prolapsnya organ panggul, yaitu:

  • Proses persalinan melalui vagina

Prolaps organ panggul yang paling sering berhubungan dengan riwayat persalinan melalui lubang vagina. Selama persalinan, otot – otot dan jaringan – jaringan di perut bagian bawah yang menjaga organ panggul di tempatnya bisa melemah atau meregang.

  • Peningkatan tekanan abdomen

Prolaps organ panggul dapat diperburuk oleh apapun yang menekan perut anda, seperti:

Kelebihan berat badan, batuk berkepanjangan, sering sembelit, dan tumor pelvis.

  • Perubahan hormonal sesudah masa menopause

Wanita yang lebih tua lebih mungkin untuk memiliki prolaps organ panggul. Penurunan tingkat hormon estrogen pada wanita setelah menopause menyebabkan penipisan dan melemahnya jaringan ikat panggul.

  • Faktor genetik

Beberapa wanita mungkin memiliki risiko genetik untuk mengalami prolaps, sementara yang lain memiliki beberapa kondisi yang mempengaruhi kekuatan jaringan ikat, menyebabkan prolaps organ panguul.

Gejala prolaps organ panggul pada wanita yaitu:

  • Benjolan di luar vagina
  • Nyeri di punggung bawah
  • Ketidaknyamanan vagina selama hubungan seksual
  • Masalah buang air besar, seperti sembelit
  • Keinginan untuk buang air kecil secara terus menerus tetapi tidak pernah terasa tuntas.

Pengobatan yang dilakukan pada pasien prolaps bisa melalui tindakan pembedahan dan juga pengobatan non bedah.

Pengobatan non bedah dapat berupa:

  1. Pemasangan alat di dalam vagina untuk membantu memegang organ panggul yang turun / prolaps. Kekurangan dari peralatan ini adalah harus diganti secara berkala untuk menghindari adanya proses infeksi tetapi alat ini cocok bagi mereka yang ingin hamil lagi atau yang belum layak dilakukan operasi.
  2. Perubahan gaya hidup
  • Latihan kegel/ penguatan panggul setiap hari untuk membantu memperkuat otot-otot panggul
  • Menjaga berat badan ideal
  • Hindari mengangkat benda yang berat
  • Berhenti merokok
  • Perbanyak konsumsi makanan berserat.