Transplantasi Rambut, Salah Satu Solusi Bagi Masalah Kebotakan

DokterSehat.Com – Kebotakan adalah sebuah masalah yang menyerang sebagian besar pria, khususnya pria dewasa. Namun, tahukah anda, sebagian pria sudah mulai mengalami kebotakan semenjak usia remaja dimana pada usia ini rambut sudah mulai mengalami kerontokan hingga pada jangka waktu yang lama, yakni sekitar 15 hingga 25 tahun akhirnya memicu kebotakan pada kepala dengan sempurna. Memang, ada banyak pria yang tidak begitu mempermasalahkan penampilannya yang botak, namun, sebagian lain mengalami penurunan rasa percaya diri sehingga mencari solusi untuk mengatasi kebotakan ini. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika ada beberapa solusi untuk mengatasi kebotakan, salah satunya adalah dengan melakukan operasi transplantasi rambut.

doktersehat-rambut-rontok-botak-kebotakan-alopecia

Proses transplantasi rambut sendiri bisa dilakukan oleh dokter khusus ahli bedah dimana tahapan pertama yang dilakukan adalah pembersihan kulit kepala yang kemudian dilanjutkan dengan pencangkokan folikel rambut pada lajur kulit yang telah diangkat sebelumnya. Setelah itu, proses pencangkokan rambut yang ditempatkan pada folikel rambut dilakukan dalam jangka waktu 4 hingga 8 jam sehingga rambut baru pun berhasil ditanam dan akan tumbuh untuk mengatasi masalah kebotakan.

Pakar kesehatan menyebutkan jika rambut baru yang akan tumbuh setelah operasi transplantasi rambut akan tumbuh setelah tiga bulan. Bahkan, beberapa orang mengakui rambut barunya akan mengatasi setidaknya lebih dari separuh masalah kebotakannya setelah enam hingga sembilan bulan selepas operasi transplantasi rambut.

Meskipun terlihat sangat efektif dalam mengatasi kebotakan, transplantasi rambut ternyata masih memberikan efek samping berupa resiko mengalami folikulitis, kondisi dimana folikel rambut mengalami infeksi atau peradangan saat rambut baru mulai tumbuh. Selain itu, adanya kemungkinan tidak wajarnya pertumbuhan rambut baru juga bisa muncul. Untuk menghindari hal ini, pakar kesehatan menyebutkan jika transplantasi rambut memang harus dilakukan hanya jika pasien berada dalam kondisi yang sehat.