Transient Ischemic Attack – Pengertian

Transient ischemic attack atau serangan iskemik transien (TIA) adalah keadaan di mana otak kehilangan suplai darah sesaat.

doktersehat-parkinson-otak-brain-penyakit-meningitis

Pusat kendali otak
Otak mengontrol bagaimana fungsi tubuh kita, bagaimana kita berpikir, bagaimana kita melihat, bagaimana kita berbicara, dan bagaimana kita bergerak. Sinyal ke dan dari otak ditransmisikan melalui sumsum tulang belakang ke bagian tubuh lainnya.

  • Sisi kanan otak mengendalikan sisi kiri tubuh, dan sisi kiri otak mengontrol sisi kanan tubuh. Ini termasuk gerakan dan sensasi.
  • Pusat bicara biasanya terletak di area Broca sisi kiri otak.
  • Pengelihatan dikendalikan oleh bagian belakang otak di lobus oksipital.
  • Arteri karotis memberikan sebagian besar suplai darah ke bagian otak (dikenal sebagai sirkulasi anterior).
  • Keseimbangan dan koordinasi dikendalikan oleh otak kecil, atau dasar otak, dan suplai darahnya berasal dari arteri vertebralis yang terletak di kanal-kanal bertulang di bagian belakang kolumna vertebra (disebut sirkulasi posterior).

Ketika area otak kehilangan suplai darah, ia berhenti bekerja dan bagian tubuh yang dikontrol juga berhenti bekerja. Inilah yang terjadi dengan stroke atau CVA (cerebrovascular accident).

Bila otak kehilangan suplai darah, otak akan mencoba mengembalikan aliran darah. Jika suplai darah pulih, fungsi sel otak yang terkena dapat kembali, memungkinkan kembalinya fungsi ke bagian tubuh yang terkena juga. Inilah yang terjadi pada TIA (transient ischemic attack). Beberapa orang mungkin menganggap ini sebagai stroke kecil, namun kenyataannya TIA merupakan stroke yang telah kembali ke semula, namun tetap saja TIA perlu diwaspadai sebagai akan adanya serangan stroke di kemudian hari.

Menurut definisi, TIA sembuh dalam waktu 24 jam, namun sebagian besar gejala TIA sembuh dalam beberapa menit.

Baca Juga:  Transient Ischemic Attack - Penyebab

TIA sering menjadi tanda peringatan adanya stroke di masa depan. Risiko stroke meningkat secara dramatis pada hari-hari setelah TIA. TIA dapat menawarkan kesempatan untuk menemukan penyebab atau meminimalkan risiko untuk mencegah kerusakan neurologis permanen yang diakibatkan karena stroke.