Trampolin, Olahraga Asik yang Baik Bagi Tubuh

DokterSehat.Com – Trampolin kerap kali dikaitkan dengan mainan yang cukup banyak disukai oleh anak-anak mengingat mereka bisa bermain dan melompat-lompat pada peralatan ini. Namun, belakangan ini trampolin juga banyak disukai oleh orang dewasa sebagai salah satu cara untuk berolahraga dengan asyik. Beberapa tempat di kota besar bahkan menyediakan tempat untuk bermain trampolin dengan ukuran yang cukup besar dengan variasi bentuk dan ketinggian trampolin. Sebenarnya, apakah trampolin bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh?

doktersehat-trampolin

Sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan oleh American Council on Exercise menyebutkan jika manfaat melakukan olahraga trampolin ternyata setara dengan kita berlari. Penelitian ini sendiri melibatkan 24 mahasiswa yang diminta untuk berolahraga dengan trampoline mini selama 19 menit. Para mahasiswa kemudian dicek detak jantung, kadar kalori yang terbakar, dan kadar VO2 Maxnya. Para mahasiswa juga diukur rate of perceived exertion (RPE) atau tingkat kekerasan latihannya setiap lima menit. Hasilnya adalah, para mahasiswa yang melakukan olahraga trampolin dengan panduan yang pas sesuai dari American College of Sport Medicine yang bisa membuat pelakunya mendapatkan detak jantung yang pas untuk membuat kebugaran kardiorespitori menjadi lebih baik.

Para mahasiswa ini juga bisa membakar kalori dengan angka yang cukup banyak dimana dengan memakai trampolin selama 30 menit, mereka bisa membakar 200 hingga 300 kalori. Jumlah kalori yang terbakar ini setara dengan kita berlari sejauh 9 km atau bersepeda dengan kecepatan 22 km per jam.Bahkan, angka ini diyakini tidak termasuk dalam proses pemansan dan pendinginan. Namun, tingkat RPE trampolin cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan berlari dimana trampolin hanya memiliki tingkat RPE 11,7 dan lari memiliki tingkat RPE 13.

Baca Juga:  Manfaat Mentimun bagi Penderita Darah Tinggi

Perbedaan tingkat RPE ini menunjukkan jika trampolin jauh lebih menyenangkan dan lebih mudah untuk dilakukan. Bahkan, salah seorang peneliti John Porcari, PhD, menyebutkan jika trampolin memberikan efek positif tambahan berupa latihan keseimbangan bagi tubuh kita.