Trakoma Bisa Sebabkan Kebutaan

DokterSehat.com – Trakoma merupakan penyakit mata menular  yang bisa menyebabkan kebutaan akibat infeksi. Penyakit mata ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebar melalui kontak langsung dengan mata, kelopak mata, atau hidung yang terinfeksi. Penyakit mata ini sangat menular dan hampir selalu mempengaruhi kedua mata.



Penyebab Trakoma

Trakoma disebabkan oleh Chlamydia trachomatis dan disebarkan melalui kontak langsung dengan cairan yang mengandung kuman ini dalam mata, hidung, dan tenggorokan dari pengidap. Selain itu, penggunaan handuk atau kain lap yang terkontaminasi cairan dari pengidap trakoma juga dapat menyebabkan seseorang terinfeksi bakteri ini.

Bila tidak mendapatkan pengobatan, infeksi trakoma bisa menyebabkan entropion yang merupakan bentuk kebutaan permanen dan disertai nyeri bila kelopak mata berbalik ke dalam, karena ini mengakibatkan bulu mata menggaruk kornea.

Infeksi ini paling rentan terjadi pada anak-anak karena belum bisa secara maksimal menjaga tubuhnya dari kotoran. Namun, efek-efek penglihatan kabur dan gejala parah lainnya sering tidak disadari hingga dewasa.

Gejala Trakoma

Mulanya seseorang yang terinfeksi bakteri ini akan mengalami gejala seperti iritasi biasa, yaitu mata berwarna merah muda. Endemik kebutaan trakoma merupakan hasil dari peradangan terus menerus pada konjungtiva. Tanpa reinfeksi, peradangan akan berangsur-angsur mereda.

Peradangan konjunctiva  disebut “trachoma aktif” dan biasanya terlihat pada anak-anak, terutama anak-anak pra sekolah (dasar). Kondisi ini ditandai dengan benjolan putih di permukaan bawah tutup mata atas. Non-peradangan dan penebalan tertentu sering dikaitkan dengan papila.

Perubahan-perubahan struktural trakoma disebut dengan “cicatricial trakoma” yang termasuk jaringan parut di tutup mata dengan tekuk dari tutup hingga muncul bulu mata gosok pada mata. Bulu mata ini bisa menyebabkan kekeruhan kornea dan bekas luka, serta mengarah pada kebutaan.

Baca Juga:  Jangan Banyak Makan saat Sakit!

Lebih lanjut gejala termasuk:

  • Keluarnya cairan yang mengandung lendir dan nanah dari mata
  • Pembengkakan kelopak mata trakoma
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di depan telinga
  • Trichiasis (bulu mata berbalik)
  • Muncul garis parutan pada kornea
  • Komplikasi pada telinga, hidung, dan tenggorokan

Komplikasi utama atau yang paling penting adalah ulkus (luka/iritasi) pada kornea karena infeksi bakteri.