Tips Sehat Menurunkan Berat Badan Anak Obesitas

DokterSehat.Com– Anak yang sehat dan aktif tentu menjadi dambaan banyak orang ya. Salah satu tanda anak sehat tentu saja memiliki tumbuh kembang yang baik ditandai dengan berat badan yang normal. Sayangnya kini obesitas cukup banyak terjadi pada anak-anak.

doktersehat-anak-makan-sayur

Untuk itu penting bagi kita mengetahui bagaimana cara menurunkan berat badan anak dengan sehat. Hal ini merupakan hal yang vital karena penurunan berat badan anak tidak boleh mengganggu proses tumbuh kembangnya.

Maka dari itu, pakar kesehatan dari Web MD, Sharon Lio, membagikan beberapa tips yang bisa kita terapkan agar berat badan anak turun dengan sehat, yaitu dengan:

1. Menentukan target berat badan yang tepat

Kondisi fisik anak yang normal diukur dengan memerhatikan tinggi badan dan usia anak. Untuk itu kita tidak boleh asal menargetkan berapa target berat badan tanpa memerhatikan tinggi dan usia anak. Target berat badan yang terlalu besar justru dapat menyebabkan asupan gizi tidak tercukupi sehingga tumbuh kembang anak terganggu.

2. Tidak menerapkan diet atau menggunakan suplemen

Diet dengan prinsip tertentu sama sekali tidak dianjurkan untuk anak-anak. Penerapan pola makan sehat yang seimbang dan bervariasi tetap dianjurkan. Suplemen atau obat penurun berat badan tentu lebih tidak diperbolehkan ya. Penggunaan diet atau suplemen berat badan bisa memengaruhi tumbuh kembang anak.

3. Mengurangi porsi secara bertahap

Pada anak obesitas, hal penting yang harus dilakukan adalah mengatur atau mengurangi porsi secara perlahan. Targetnya adalah hingga sajian makanan untuk anak sesuai dengan kebutuhan tubuhnya dengan berat badan yang normal.

4. Meningkatkan asupan serat

Serat dari buah, sayur dan kacang-kacangan menjadi senjata utama dalam menurunkan berat badan anak. Asupan serat akan membantu anak merasa lebih kenyang serta meningkatkan asupan vitamin, mineral dan fitonutrien untuk tubuh anak.

Baca Juga:  Benarkah Operasi Caesar dapat Meningkatkan Risiko Anak Obesitas?

Selain dari faktor makanan, jangan lupa bahwa ada faktor lain yang perlu diperhatikan yaitu olahraga. Jadi usahakan anak untuk rutin berolahraga, ya.