Tips Pertolongan Pertama Pada Orang Pingsan

DokterSehat.Com – Pingsan dan kehilangan kesadaran bisa terjadi pada siapa saja, tidak terkecuali keluarga Anda. Pemicu pingsan ini biasanya mulai dari terjatuh atau terbentur benda tupul sehingga membuat orang tersebut tidak sadarkan diri. Apa yang harus dilakukan?



Mendapati orang yang pingsan secara tiba-tiba sering membuat kita menjadi panik. Bahkan, beberapa orang mengaku bingung harus berbuat apa. Tidak adanya ahli medis di sekitar lokasi menjadikan suasana jadi semakin panik.

Jika Anda menemui kondisi seperti tersebut, sebaiknya jangan panik. Anda bisa memberikan pertolongan pertama pada korban pingsan. Pertolongan yang Anda berikan ini akan sangat bermanfaat untuk mengembalikan kesadaran korban.

Cara-cara menolong orang pingsan :

  1. Percikan air dan bau bawang tak manjur
    Salah satu cara yang sering digunakan untuk membangunkan seseorang yang pingsan adalah memercikkan air pada wajah mereka dan memberi mereka bau-bauan seperti bawang putih atau bawang merah. Meski metode ini biasanya bisa digunakan, namun metode semacam ini seringkali gagal membangunkan orang yang pingsan.
  1. Topang tubuh mereka
    Pingsan adalah tahap akhir dari seseorang yang kehilangan kesadaran. Sebelum orang tersebut benar-benar tak sadarkan diri, biasanya tubuhnya sudah goyah dan dia mulai kehilangan kesadaran sedikit demi sedikit. Saat itu, sebaiknya topang tubuh korban dan letakkan perlahan. Hal ini mencegah cedera yang lebih berat pada kepala atau tubuh korban jika dia benar-benar jatuh saat pingsan.
  1. Survei area pingsan
    Ketika Anda melihat seseorang yang sudah tergeletak pingsan, segera survei daerah di sekitarnya dengan cepat dan jangan membuang waktu. Bisa jadi mereka pingsan akibat gigitan beracun, gas beracun, panas yang berlebihan, atau ada hal-hal yang membahayakan seperti aliran listrik yang terbuka. Segera pindahkan korban dari tempat tersebut jika terdeteksi adanya bahaya di sekitarnya.
  1. Cek respon korban
    Sangat [penting untuk melihat apakah korban bisa merespon Anda atau benar-benar pingsan. Coba panggil namanya atau ajukan beberapa pertanyaan. Anda juga bisa menepuk pundaknya beberapa kali. Biasanya orang yang pingsan ada yang langsung sadar setelah beberapa saat. Tenangkan mereka jika mereka sudah mulai merespon. Jangan bangunkan mereka langsung. Biarkan mereka berbaring beberapa saat sebelum memeriksakan mereka ke dokter terdekat.
  1. Telepon bantuan dan lakukan CPR
    Jika korban tak segera sadar, cek napas dan detak jantungnya. Jika napasnya mulai hilang dan melemah segera telepon bantuan dan lakukan CPR. Namun hanya lakukan langkah ini jika Anda benar-benar telah mahir melakukannya. Jika tidak, segera panggil bantuan atau ambulans.
  1. Jangan gerakkan korban
    Jika Anda mengetahui adanya tulang patah atau cedera pada bagian leher dan kepala, jangan gerakkan korban. Jangan juga gerakkan bagian kepala korban karena hal ini bisa menyebabkan cedera yang lebih serius. Segera panggil bantuan. Namun jika kepalanya tak mengalami cedera, Anda bisa mengangkat kakinya agar darah mengalir ke jantung dan otak. Hal ini biasanya bisa membuat korban pingsan sadar, namun juga tak selalu berhasil.
  1. Jangan bergerombol
    Sangat penting untuk memberikan udara segar pada korban yang pingsan. Untuk itu jangan mengerubungi korban pingsan dan bergerombol di sekitarnya. Longgarkan pakaian korban yang terasa sesak. Jangan masukkan apapun pada mulut korban seperti air atau makanan karena ini bisa membuat mereka tersedak dan menghalangi jalan napas mereka.
  1. Minuman manis
    Ketika koran sudah sadar, berikan dia minuman yang manis, misalkan jus buah dan camilan yang asin. Biasanya pingsan disebabkan oleh rendahnya gula darah, kurang garam, dan dehidrasi. Tekanan darah rendah juga bisa menjadi salah satu penyebab pingsan.
Baca Juga:  Keracunan Sianida bisa Mengenai Siapa Saja, Ini Dia Ciri-Cirinya

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan saat membantu orang yang pingsan. Pastikan untuk selalu bersama korban dan menenangkannya hingga pertolongan datang, atau hingga Anda membawanya ke dokter. Anda tak harus menjadi dokter untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Jika Anda mengetahui tips-tips pertolongan pertama, Anda juga bisa membantu orang lain saat diperlukan.