Tips Mengurangi Junk Food pada Anak

DokterSehat.com– Pastinya Anda sudah banyak mengetahui bahwa junk food merupakan salah satu ketagori makanan yang sebaiknya dikurangi, karena kandungan gizi di dalamnya. Junk food yang didefinisikan sebagai makanan rendah gizi memang mengandung sedikit nutrisi yang mengandung zat-zat yang tidak sehat jika dinkonsumsi secara terus-menerus. Dapat dikatakan pula jika makanan ini tidak mengandung gizi yang lengkap. Misalnya kandungan dalam sebuah apel dan sebuah jenis junk food sama-sama mengandung kalori 50. Dengan jumlah kalori yang sama, namun apel memiliki kandungan serat, vitamin, mineral, dan sebagainya. Namun bagaimana dengan kandungan junk food? makanan tersebut hanya memiliki kalori namun sedikit sekali kandungan gizi yang lain.

12

Padahal jenis makanan ini sangat digemari oleh anak-anak yang seharusnya membutuhkan gizi lengkap untuk pertumbuhannya. Burger, keripik kentang, soft drink, dan makanan  cepat saji seperti fried chicken, nugget, dan lainnya memang mengandung lemak, karbohidrat, protein, dan lain-lain, namun kandungan lemak di dalamnya adalah lemak jenuh, dengan banyak kandungan garam dan gula. Sehingga makanan-makanan tersebut bukanlah makanan yang dapat memenuhi gizi seimbang. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada anak mengenai junk food, serta peran orang tua yang tentunya memiliki andil besar dalam hal ini.

Berikut ini ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi junk food pada anak:

Hindarkan junk food ketika di rumah
Sebisa mungkin batasi jumlah asupan junk food dengan tidak menyediakan makanan tersebut di rumah. Makanan yang ada di rumah merupakan tanggung jawab orang tua. Isilah kulkas atau lemari makanan dengan makanan sehat, seperti buah-buahan dan camilan sehat. Jadi kebiasaan untuk menghindari junk food sebaiknya dimulai dari rumah.

Mulailah untuk tidak memberikan imbalan kepada anak berupa junk food
Terkadang Anda menyuruh untuk membantu pekerjaan Anda atau agar anak patuh dengan permintaan dan nasihat Anda, yaitu dengan memberikan reward berupa jajanan (junk food). Mulai sekarang ubahlah kebiasaan tersebut. Berikan reward lain misalnya, Anda akan membuatkan makanan kesukaannya yang Anda masak sendiri. Di samping itu dapat pula berikan jenis imbalan lain yang lebih tepat dan fungsional untuk anak Anda.

Baca Juga:  Ukur Suhu yang Tepat Ketika Anak Sakit Panas

Sediakan makanan yang sehat di rumah
Mulai saat ini sediakan makanan sehat di rumah. berbagai jenis makanan seperti cake, puding, buah, dan makanan lainnya dapat Anda kreasikan dengan resep-resep yang banyak mengandung bahan makanan yang sehat. Sediakan makanan-makanan tersebut di rumah, agar anak tidak menginginkan jajanan dari luar. Selain itu Jika mereka masih menginginkan junk food  yang mereka sukai, Anda jangan langsung menghilangkannya.

Anda bisa membuat kreasi junk food tentunya dengan bahan makanan yang lebih sehat. Misalnya burger, Anda bisa membuat burger dengan roti yang telah Anda buat dengan isian yang lebih sehat. Misalnya daging cincang yang telah dipadukan dengan irisan sayur. Selain itu, bisa ditambahkan pula dengan irisan tomat segar dan selada. Untuk mengakali jenis saus tomat dan mayonaisenya, Anda bisa membuat sendiri dengan komposisi bahan yang alami tentunya. Hasilnya adalah sebuah burger sehat. Anda juga bisa mengajak anak Anda waktu memasak makanan tersebut. Biasanya mereka tertarik untuk melakukan hal yang baru.

Berikan contoh yang baik bagi anak
Sebagai orang tua, Anda pun perlu memberikan contoh yang baik bagi anak.  dengan kebiasaan Anda yang mengkonsumsi makanan sehat, pastinya anak juga akan menirunya. Maka dari itu Anda pun jangan memanjakannya dengan menuruti segala keinginannya.