Tips Mencegah Mata Lelah

DokterSehat.Com – Mata lelah merupakan kondisi yang tidak menyenangkan yang sering dialami oleh banyak orang. Gejalanya bisa meliputi mata pegal, gatal, atau terasa panas. Mata lelah bukan merupakan kondisi yang berbahaya. Beberapa hal dapat dilakukan untuk mencegah atau mengurangi gejala mata lelah.

doktersehat-penglihatan-mata-kabur-miopi

Meskipun demikian, mata lelah terkadang juga merupakan tanda dari penyakit lain yang lebih serius. Jika gejala mata lelah tidak berkurang dengan perawatan sendiri, hubungi dokter, terutama jika mata lelah disertai dengan gejala lain seperti nyeri kepala atau gejala mata yang lain, misalnya penglihatan ganda atau penglihatan kabur.

Penyebab Mata Lelah
Berbagai aktivitas yang memerlukan mata fokus untuk waktu yang lama, misalnya mengemudi atau membaca, dapat menyebabkan mata lelah. Paparan cahaya yang terlalu terang atau terlalu redup juga dapat menjadi penyebabnya. Penyebab yang paling sering lainnya adalah terlalu lama menatap layar komputer, smartphone, atau video games.

Gejala Mata Lelah
Mata lelah dikaitkan dengan gejala-gejala yang tidak menyenangkan, antara lain:

  • Iritasi atau nyeri mata
  • Pandangan tidak bisa fokus sehingga benda yang dilihat tampak kabur
  • Mata kering atau malah berair
  • Penglihatan kabur atau penglihatan ganda
  • Lebih sensitif terhadap cahaya
  • Nyeri pada leher, bahu, atau punggung

Gejala-gejala ini dapat menurunkan produktivitas kerja. Gejala tersebut dapat semakin memburuk akibat kurang tidur. Pada saat tidur, mata akan beristirahat dan mengalami relaksasi. Kurang tidur dapat menyebabkan iritasi dan mata lelah.

Pencegahan
Umumnya, gejala mata lelah dapat dicegah atau dikurangi dengan perubahan kebiasaan yang sederhana. Berikut beberapa tipsnya:

  • Lakukan pengaturan layar komputer, misalnya dengan menempatkan layar 20-26 inchi dari mata dan sedikit lebih rendah dari mata, bersihkan debu pada layar karena dapat mengganggu kontras dan kecerahan layar, serta lakukan pengaturan tingkat kecerahan layar yang sesuai.
  • Lakukan perubahan pada lingkungan kerja, misalnya dengan mengatur pencahayaan agar tidak terlalu silau, gunakan kursi yang nyaman, serta letakkan tempat dokumen di samping layar komputer sehingga tidak perlu melihat ke atas dan ke bawah berulang kali saat mengetik.
  • Lakukan perubahan kebiasaan, misalnya dengan aturan 20-20-20 (setiap 20 menit, melihat benda yang berjarak minimal 20 kaki dari mata selama minimal 20 detik), atau dengan berjalan-jalan di sela-sela bekerja untuk meregangangkan otot kaki, punggung, dan leher.
  • Lakukan perawatan mata, misalnya dengan kompres air hangat pada mata yang lelah atau kering (mata dalam keadaan tertutup saat dikompres), atau menggunakan tetes air mata buatan jika mata terasa kering.
Baca Juga:  Kaitan Hipertensi dengan Kentang (2)

Jika dengan cara-cara sederhana tersebut, gejala mata lelah tidak menghilang atau tidak berkurang, jangan ragu untuk menghubungi dokter. Dokter mungkin perlu melakukan pemeriksaan lebih menyeluruh untuk mencari penyebab kondisi ini. Dokter mungkin juga perlu untuk merujuk ke dokter spesialis sesuai kebutuhan tiap pasiennya.