Hindari Bahan Berbahaya Ini Saat Memilih Botol Susu Bayi

DokterSehat.Com – Air Susu Ibu atau ASI jelas menjadi asupan yang paling baik bagi bayi. Kandungan gizinya yang sangat tinggi tentu akan membantu perkembangan fisik dan kecerdasan bayi dengan baik. Memberikan ASI secara eksklusif kini menjadi salah satu hal yang diinginkan oleh ibu demi perkembangan maksimal sang buah hati. Sayangnya, banyak ibu yang baru saja melahirkan bayi harus dihadapkan kembali pada dunia kerja yang tidak bisa ditinggalkannya sehingga harus memberikan ASI dengan cara menyimpan ASI di dalam botol susu yang bisa diberikan kepada sang buah hati kapanpun, dimanapun. Untuk memastikan ASI berada dalam kondisi yang baik, maka kita juga harus memastikan botol bayi yang dipakai pun juga yang terbaik dan tidak mempengaruhi kualitas ASI.

7150163611_20833fb17d_k

Hindari Botol Yang Mengandung Zat Kimia Berbahaya Ini
Di luar sana, banyak sekali botol bayi yang ternyata tergolong dalam kriteria yang tidak sehat untuk dipakai oleh bayi. Satu hal yang pasti, botol bayi yang aman dipakai adalah yang tidak memakai bahan kimia bisphenol A atau yang kerap disebut sebagai BPA. BPA sendiri banyak dipakai pada pembuatan botol susu plastik sehingga botol tersebut akan terlihat jernih dan kuat. Sayangnya, bahan kimia ini bisa bercampur dengan ASI dan tentu saja membuat susu menjadi beracun bagi bayi. Tercatat, bayi yang mengkonsumsi susu yang teracuni zat kimia BPA akan beresiko mendapatkan penyakit jantung, perubahan hormon, atau diabetes dan kanker. Selain pada botol susu, mainan bayi, kotak makan, hingga produk pembersih bayi juga bisa memakai bahan kimia berbahaya ini.

Cermati Hal Ini Saat Membeli Botol Susu Bayi
Kita sebaiknya membeli botol susu bayi yang memiliki label kemasan tertulis “BPA-Free” yang berarti botol ini tidak melibatkan zat kimia BPA dalam pembuatannya. Selain itu, botol susu bayi yang terbuat dari bahan kaca juga bisa menjadi alternatif. Hanya saja, beberapa botol kaca bisa mengalami keretakan atau pengikisan jika terkena suhu tinggi yang tentu saja bisa membuat bahan kaca berbahaya ikut diminum bayi melalui susu.

Baca Juga:  Mengenal penyakit IPD, Pencegahan dan Vaksinasinya

Perawatan Botol Susu Bayi
Botol susu bayi juga harus dirawat dengan benar agar tetap aman dipakai oleh bayi. Jika kita ingin menghangatkan susu pada botol, ada baiknya kita tempatkan botol dalam baskom berisi air panas atau aliri botol tersebut dengan siraman air panas. Jangan panaskan botol susu di dalam microwave yang bisa memicu pelepasan beberapa zat kimia berbahaya. Selain itu, jangan gunakan deterjen yang terlalu keras untuk mencuci botol susu bayi dan bilaslah botol susu sebaik mungkin agar tidak ada lagi bahan kimia yang tersisa.