Tips Melahirkan Tanpa Sakit

DokterSehat.com – Empat kali melahirkan, empat2nya berjalan lancar dan menyenangkan. Hampir tidak ada kesulitan yang berarti.



Melahirkan anak pertama sudah bukan 2 aku masih jalan2 di pusat pertokoan [sudah ke RS, taunya disuruh pulang karena belon ada bukaan. Aku dan suami gak pulang malah ngelanjutin shopping.

Melahirkan anak kedua, masih nyempatin ke gereja walau sudah mules kontraksi. Untuk anak ketiga dan keempat masih masak dan beres2 rumah serta nyiap2in anak2 dulu walau udah kontraksi. Ke-empat2nya lahir dengan lancar antara 2 – 3 jam setelah aku sampai di rumah sakit dan tanpa rasa sakit yg berarti. Aku bahkan ketawa ketiwi saat melahirkan.

Rahasianya ?

  • Jangan takut, nyante & PD aja. Rasa takut, kuatir adalah hal negatif yg menguras energi dan bikin tambah sakit.
  • Senyum dan ngobrol yg lucu2 dengan suami ataupun suster / bidan / dokter.
  • Jangan marah2 atopun betereak, gak guna; bukan sakitnya ilang malah ilang tenaga. Beteriak dan marah marah membuat pikiran terpusat pada rasa sakit, padahal kita seharusnya mengalihkan pikiran dari rasa sakit.
  • Putar musik klasik ataupun alunan musik lembut untuk relaksasi.
  • Saat kontraksi datang tarik nafas yg dalam dan keluarkan secara perlahan sambil membayangkan yg indah2. Berusaha utk alihkan perhatian dari rasa sakit
  • Bila sakit terlalu menyengat, cari kekuatan dlm genggaman suami, remas tangan suami bila diperlukan.
  • Jalan jalan sekeliling ruangan, selain bisa hilangkan sakit, bisa mempercepat terjadi bukaan dan memperlancar persalinan
  • Bicaralah dengan bayi, minta dia tuk bekerja sama, dia sudah sangat dinantikan, segeralah keluar, jangan biarkan mama kesakitan dan kalimat semacamnya.
  • Seminggu atau 2 minggu sebelum due date, lakukan gerakan jongkok berdiri secara teratur antara 10 sampai 20 set setiap kali (atau semampunya deh), frekuensinya semampu masing2. Caranya : pegangan dgn 2 tangan di tempat tidur / wastafel atau apa saja yg bisa dipegang, terus lakukan jongkok berdiri, jongkok berdiri,dstnya.
  • Bila memungkinkan (dari segi biaya maupun kondisi kesehatan ibu) sebaiknya gunakan epidural.
Baca Juga:  Jangan Pakai Stagen Usai Melahirkan!

Apa dan bagaimana proses epidural ?

Epidural (di Perancis disebut Peridural) adalah anestesi lokal untuk mematikan rasa sakit dengan jalan menyuntikkan cairan di tulang belakang (letaknya kira2 6 cm di atas pinggang).

Epidural biasanya diberikan setelah pasien sudah bukaan 2 dan paling lambat bukaan 8.

Di Perancis, untuk mendapatkan anestesi epidural, pasien harus konsultasi sebelumnya dengan dokter anestesi, sebelum saat melahirkan. Saat konsultasi dokter anestesi akan meneliti keadaan tulang belakang pasien dan juga meneliti sejarah kesehatan pasien spt ada tidaknya alergi, penyakit jantung, hipertensi, dll + lakukan pemeriksaan darah secara komplit.

Saat suntikan dilakukan, pasien harus membungkukkan badan, seperti bungkuk udang. Agar suntikan berlangsung cepat dan gak sakit, kitanya harus nyante, bikin badan selemes mungkin. Empat kali aku epidural semuanya lancar , sekali suntik langsung OK dan antara 5 – 10 menit kemudian semua sakit kontraksi sudah gak terasakan lagi.

Di Perancis epidural dan biaya melahirkan gratis, makanya aku lakukan epidural untuk 4 kali persalinan yg aku alami. Ke empat2nya sangat memuaskan. Aku masih tetap segar bugar setelah melahirkan dan bisa segera menyusui bayi di 1 jam pertama setelah mereka lahir.

Fyi, menyusui bayi di satu jam pertama adalah sangat penting untuk kesuksesan pemberian asi selanjutnya, makanya bila memungkinkan, gunakan epidural tuk hilangkan sakit shg masih ada tenaga untuk segera menyusui saat bayi lahir.

Tulisan ini dari pengalaman pribadi dan sudah dipraktekan 4 kali. Semoga bermanfaat buat Bunda Helvy dan bumil lainnya (Shanti, Ayinda, dll). Semoga melahirkannya lancar ya, doaku menyertai.

sumber