Tips Jitu Hindarkan Anak dari penyakit campak

DokterSehat.Com – Campak merupakan nama yang tidak asing lagi bagi para ibu yang mempunyai bayi berusia 9 bulan. Ya, karena pada umur 9 bulan atau tepatnya 8 sampai 9 bulan, bayi akan mendapatkan imunisasi campak yang merupakan salah satu imunisasi wajib pada bayi untuk mencegah bayi terkena penyakit campak.



Campak merupakan penyakit yang sangat menular terutama menyerang anak anak, walaupun pada beberapa kasus juga dapat menyerang orang dewasa. Pada anak anak dengan keadaan gizi buruk ditemukan kejadian campak dengan komplikasi yang fatal atau berpotensi menyebabkan kematian. Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini.

Penyebab dari penyakit ini adalah infeksi virus Rubella, oleh karena itu campak juga sering disebut Demam Rubella. Virus ini sangat menular terutama pada anak anak dengan daya tahan tubuh yang buruk. Virus masuk ke dalam tubuh melalui perantara udara yang berasal dari batuk, bersin atau kotoran tangan penderita campak. Penderita dapat menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan selama ruam kulit ada.

Membedakan penyakit campak dengan penyakit demam yang lain tidaklah terlalu sulit. Pada penderita campak akan ditemuka demam yang tinggi (paling tinggi dicapai setelah 4 hari), bintik putih pada bagian dalam pipi di sebelah depan gigi geraham, mata merah dan berair, tenggorokan sakit, pilek, batuk yang khas kering dan keras. Pada beberapa anak terdapat muntah-muntah dan diare, bintik yang khas ini muncul di belakang telinga, menyebar ke muka kemudian ke seluruh badan.

Komplikasi yang timbul pada penyakit ini merupakan penyebab kematian utama pada campak. Komplikasi itu antara lain : Infeksi telinga bagian tengah, Bronkhitis (infeksi saluran pernafasan bagian bawah), Pneumonia (infeksi paru-paru), Encephalitis (radang otak).

Mengerikan bukan? Seperti penyakit penyakit lainnya, pada penyakit campak pun ada beberapa hal yang bisa kita lakukan sebelum ke dokter. Tindakan tindakan itu antara lain : tinggal dirumah sampai penyakit tidak menular lagi, istirahat dan minum banyak cairan, minum obat anti demam, minum obat batuk. Bila menderita sakit telinga, keluar cairan dari telinga, demam terus-menerus, kejang-kejang atau mengantuk segera ke dokter.

Baca Juga:  Diabetes Mellitus (Kencing Manis) – Apa Saja Masalah Kesehatan yang Ditimbulkan? Penyakit Jantung, Penyakit Ginjal, Disfungsi Seksual, dan Infeksi

Saat tiba di tempat dokter, penderita campak akan diberikan beberapa tindakan medis guna mencegah komplikasi tetapi bila sudah terdapat komplikasi maka akan dilakukan upaya upaya untuk mengobati komplikasi yang ada. Bila dokter merasa bahwa penderita memerlukan perawatan lebih lanjut maka dokter dapat merujuk pasien ke rumah sakit terdekat.

Berikut ini 4 tips menghindarkan anak dari penyakit campak :

  1. Vaksinasi anti campak. Vaksinasi ini biasanya dilakukan ketika anak berusia dibawah 1 tahun, dengan menyuntikkan bibit virus campak yang telah dilemahkan ke dalam tubuh anak. Hal ini dapat memeicu pembentukan antibody dalam tubuh yang dapat mengenali dan melawan virus penyebab campak dikemudian hari.
  2. Jauhkan anak dari penderita campak.hal ini tentu bukan bermaksud mengucilkan penderita campak, namun demi keamanan si buah hati tentu hal seperti ini perlu Anda lakukan. Selain itu, hindarkan pemakaian barang atau alat bersamaan dengan penderita campak. Selain melalui udara penyakit campak juga berpotensi menular melalui barang yang terkontaminasi virus campak seperti handuk, peralatan mandi, dan peralatan makan.
  3. Ciptakan suasana yang sehat dalam rumah. Kondisi rumah yang bersih dengan sirkulasi dan sanitasi udara yang baik tentu dapat menghindarkan si kecil dari berbagai penyakit termasuk campak.
  4. Cukupi kebutuhan gizi si kecil. Sebagaimana banyak penyakit akibat virus lainnya, campak akan sangat mudah menyerang pada anak dengan kondisi imun tubuh yang rendah. Nah pada umumnya tingkat imunitas pada anak ini sangat dipengaruhi oleh asupan gizi dalam tubuhnya. Untuk itu memperhatikan ketercukupan gizi anak akan sangat membantu Anda dalam menghindarkan si kecil dari bahaya campak.