Tips Ibu Hamil Mengangkat Benda

DokterSehat.Com – Pada saa hamil, seorang wanita memang diharuskan untuk tetap aktif bergerak agar kondisi dirinya dan si janin tetap sehat. Namun, bukan berarti aktif bergerak untuk membawa atau mengangkat benda yang memiliki beban berat.



Ada beberapa ibu hamil yang tetap melakukan aktivitas keseharianya sendiri, seperti berbelanja ke supermarket, merapikan rumah, dan kegiatan lainnya. Namun, bagi Anda ibu hamil harus berhati-hati melakukan hal tersebut. Jangan sampai hal tersebut membuat Anda sakit punggung atau keluhan lainnya karena terlalu sering membawa atau mengangkat beban.

Ada beberapa cara yang perlu ibu hamil perhatikan ketika membawa atau mengangkat beban. Cara tersebut tentunya agar kondisi kehamilan Anda tetap sehat.

Berikut cara tepat ibu hamil mengangkat beban :

  1. Kontrol beratnya
    Pastikan berat benda tidak berlebihan. Jangan  membawa beban seberat 5 kg secara terus-menerus dan jangan mengangkat lebih dari 10 kg meski hanya sebentar.
  1. Perhatikan jarak tempuh saat membawa benda
    Contohnya, mengangkat satu krat minuman dari teras rumah ke bagasi mobil, masih diperbolehkan. Namun Anda tidak boleh mengangkat sendiri beban yang sama bila apartemen Anda  di lantai 3. Karena mengangkat benda berat akan menekan dasar panggul, dan karena rahim dan janin  yang di dalam dasar panggul sudah dalam posisi menekan, maka beban pada dasar panggul tidak boleh ditambah lagi.  Jika memiliki rahim yang lemah, tekanan terus menerus ke bawah panggul akan berisiko terbukanya mulut rahim.
  1. Bagi bebannya
    Beban besar dan berat harus dibagi menjadi beberapa bagian atau potongan. Misalnya, berkilo-kilo kentang atau bertumpuk-tumpuk buku, “pecah” menjadi bagian-bagian yang ringan dan bawa satu persatu. Lebih baik berjalan bolak-balik untuk mengangkut benda daripada sekaligus, karena selain lebih aman, itu  juga menjadi  latihan jalan kaki yang baik bagi ibu hamil.  Untuk kasus benda-benda berat tidak bisa dibagi, misalnya segalon air mineral,  biarkan menunggu di luar sampai ada orang yang membantu mengangkutnya.
  1. Seimbangkan beban tubuh
    Menyeimbangkan beban yang dibawa di kiri dan kanan  tubuh, dapat mengurangi tekanan ke arah perut yang membesar, juga melindungi daerah pinggang.  Cara lain,  menggunakan tas ransel untuk memindahkan seluruh beban ke punggung.
Baca Juga:  Anak Mabuk Kendaraan? Ini Cara Mengatasinya

Jika Anda memang terpaksa menggendong keponakan yang nangis,  ini teknik mengangkut yang benar :

  1. Lebarkan kaki sejajar bahu
  1. Punggung tegak
  1. Posisikan tubuh horizontal : bokong dan tulang punggung paralel dengan  lantai
  1. Yang lebih ideal lagi, ketika hendak digendong atau diangkut, anak atau barang berada di tempat yang lebih tinggi dari lantai, misalnya di atas kursi, di atas meja atau di anak tangga
  1. Perlahan-lahan, angkat  benda dengan kekuatan bertumpu pada lutut. Beban sedekat mungkin ditahan pada tubuh
  1. Pada saat mengangkat bernafaslah dengan mulut, sehingga perut rata dan dasar panggul berkontraksi

Saat Anda hamil, bersikaplah rendah hati  untuk menggunakan alat-alat bantu manakala harus memindahkan barang-barang :

  1. Gunakan kereta belanja daripada keranjang jinjing
  1. Bawa stroller saat jalan-jalan dengan anak agar sewaktu-waktu dia lelah tak perlu menggendongnya. Bahkan Anda bisa menitip beberapa benda di stroller
  1. Dorong dengan kaki benda-benda yang bisa menggelinding, misalnya air mineral galon