Tips Agar Smoothies Buatan Anda Bekerja Optimal

DokterSehat.Com – Smoothies menjadi populer di masyarakat modern karena di tengah maraknya berbagai produk cepat saji yang penuh lemak, ia menawarkan campuran buah atau sayuran yang membuang lemak jauh-jauh. Smoothies juga dianggap dapat membantu menurukan berat badan berkat berbagai macam nutrisi menyehatkan yang dikandungnya.

doktersehat-smoothies-sehat-optimal

Namun, apakah dengan mengkonsumsi smoothies lemak-lemak di tubuh kita lantas hancur lebur? Bagaimana konsumsi smoothies yang tepat untuk membantu menurunkan berat badan?

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui agar smoothies dapat bekerja optimal membuang lemak dan menurunkan berat badan Anda:

  • Tidak semua buah-buahan dan sayuran rendah kalori

Poin utama dari diet smoothie adalah mengkombinasi buah-buahan dan sayuran dalam bentuk smoothies sehingga kalori yang dikonsumsi lebih rendah dibanding makan makanan berkabohidrat pada umumnya. Namun kebanyakan orang menyalahartikan diet smoothie sebagai diet rendah kalori.
Smoothies yang dijual di restoran bisa jadi mengandung lebih banyak kalori daripada makanan cepat saji. Campuran berbagai macam buah (yang mengandung gula) dalam smoothies yang disajikan restoran dapat mengakumulasi jumlah gula yang dikonsumsi tubuh. Sehingga konsumsi smoothies sebagai hidangan penutup hanya menambah jumlah kalori tanpa manfaat yang bermakna.
Untuk memastikan smoothies Anda rendah kalori, buatlah sendiri dengan menggunakan hanya dua macam buah atau sayuran.

  • Protein baik untuk ditambahkan dalam smoothies

Karena smoothies (seharusnya) mengandung kalori lebih rendah daripada makanan biasa, Anda cenderung menjadi mudah lapar. Untuk mencegah Anda makan berlebihan setelah mengkonsumsi smoothies, protein perlu ditambahkan pada smoothies Anda. Selain membuat Anda kenyang, protein juga menjaga tubuh Anda tetap berenergi. Kacang-kacangan, tofu, dan susu merupakan tambahan protein yang baik dan sedap dikonsumsi dalam smoothies Anda.

  • Bahkan serat perlu untuk ditambahkan dalam smoothies
Baca Juga:  Benarkah Mitos Kehamilan Bisa Memicu Masalah Kerontokan?

Protein bukanlah satu-satunya yang perlu ditambahkan dalam smoothies agar Anda merasa kenyang. Makanan kaya serat seperti kale dan berry diam-diam mampu menjaga perut Anda tidak protes. Di samping itu, suatu penelitian menunjukkan bahwa menambah konsumsi serat hingga 30 gram per hari efektif untuk membakar lemak dan menurunkan berat badan.

  • Jangan tambahkan pemanis pada smoothies

Campuran buah, sayur, susu, dan berry mungkin tidak sedap di lidah Anda. Namun, jangan tambahkan gula maupun madu sebagai pemanis karena dapat merusak segala kebaikan smoothies. Kayu manis, garam, atau jus lemon merupakan alternatif untuk membuat smoothies Anda terasa lebih sedap.

  • Konsumsilah smoothies dalam porsi yang cukup

Mengetahui bahwa smoothies dapat menurunkan berat badan Anda, mungkin Anda ingin mengkonsumsi smoothies dalam porsi yang besar. Mengkonsumsi smoothies dalam porsi besar tidak akan menambah manfaat dari smoothies itu sendiri. Gunakan komposisi yang secukupnya dan jangan terlalu banyak menambah isi dari smoothies. Smoothies yang baik mengandung tidak lebih dari 300 kalori.