Tips Agar Pria Berstamina Tinggi Saat Berhubungan Intim

DokterSehat.Com – Setiap pasangan suami istri tentu berharap bahwa kehidupan seksual mereka dalam kondisi yang baik. Tak hanya tentang kepuasan batin, kehidupan seksual yang baik akan berimbas pada keharmonisan rumah tangga. Bagi kaum pria, untuk memastikan kehidupan seksual dengan pasangan berjalan dengan lancar, mereka tentu harus memiliki stamina yang tinggi saat berhubungan intim. Sebenarnya, apa sajakah yang bisa dilakukan oleh pria agar staminanya terjaga?

doktersehat-couple-pasangan-seks-sex

Berhenti Merokok

Kebanyakan pria di Indonesia cenderung suka merokok karena alasan ingin menghilangkan stress atau bahkan agar terlihat lebih jantan. Padahal, merokok justru akan merusak kejantanan seorang pria karena mampu membuat kemampuan ereksi dan stamina saat berhubungan intim menurun drastis. Tak hanya rokok, minuman beralkohol juga memiliki kandungan yang mampu merusak stamina pria sehingga harus dihindari.

Senam Kegel

Senam kegel seringkali dikaitkan dengan senam untuk kaum hawa saja. Padahal, senam ini juga bisa memberikan kebaikan bagi seksualitas pria. Dengan rutin melakukan senam kegel, pria akan mampu mengendalikan otot-otot pada penisnya dan meningkatkan aliran darah menuju penis sehingga performa seksualnya meningkat secara signifikan.

Makanan dan Minuman

Untuk merangsang produksi sel sperma, pria sebaiknya rutin mengkonsumsi makanan yang kaya protein. Selain itu, cobalah untuk mengkonsumsi minuman layaknya jahe di pagi hari yang bisa membuat aliran darah ke penis menjadi lancar. Jus  semangka atau jus delima juga sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh pria mengingat kemampuannya meningkatkan performa seksualitas.

Hindari Kebiasaan Buruk

Pria cukup identic dengan kebiasaan melihat film porno dan bahkan bermasturbasi, hal ini ternyata sangat tidak baik bagi kesehatan seksualitasnya. Film porno mampu mempengaruhi kemampuan otak dan performa pria saat berhubunga intim. Hal yang sama berlaku dengan masturbasi. Terlalu sering bermasturbasi bisa menurunkan kemampuan pria dalam menahan ejakulasi.