Epididimitis – Tindak Lanjut, Pencegahan, dan Prognosis

doktersehat-pria-skrotum-penis-masalah-kelamin-Pembesaran-Prostat-Jinak-gatal-hematuria-scrotoplasty-kanker-prostat-infeksi-menular-seksual

Tindak lanjut dengan praktisi kesehatan Anda untuk memastikan antibiotik bekerja:

  • Jika penderita tidak merespon antibiotik, penderita mungkin perlu USG yang disarankan oleh dokter atau ahli urologi –merupakan spesialis dalam kondisi genital.
  • Penting untuk memastikan bahwa kondisi tersebut tidak berkembang menjadi orchitis, infeksi pada satu atau kedua testis. Orchitis juga dapat merupakan hasil dari penyebaran bakteri melalui darah dari lokasi lain di dalam tubuh. Epididymo-orchitis adalah sebutan jika epididimitis ini juga terinfeksi
  • Jarang terjadi, namun bisa disebabkan oleh tumor testis. USG atau tes darah mungkin diperlukan jika tumor dicurigai
  • Jika epididimitis terjadi karena penularan bakteri menular, semua pasangan seksnya harus diberitahu dan ditangani bahkan jika saat ini mereka tidak menunjukkan gejala.

Pencegahan Epididimitis

Untuk pria lebih muda dari 39 tahun, penyebab biasanya merupakan penyakit karena berhubungan seksual. Jika salah satu pasangan terinfeksi, pasangan seksualnya harus dievaluasi juga. Jika tidak, pasien mungkin menjadi terinfeksi kembali. metode pencegahan lainnya adalah sebagai berikut:

  • Pantang –tidak berhubungan seksual
  • Penggunaan kondom –mengurangi infeksi sekitar 90 persen
  • Monogami dengan hanya satu pasangan seks yang tidak terinfeksi
  • Mencegah pelecehan anak pada pasien pediatrik
  • Vaksinasi gondok

Orang-orang yang terkena epididimitis sekunder karena meminum obat amiodaron mungkin akan membutuhkan obat yang berbeda jika mereka harus menghentikan obat amiodaronnya tersebut. Konsultasi, biasanya dengan kardiolog (ahli jantung), dianjurkan untuk beralih ke obat lain.

Untuk pria yang lebih tua dari usia 39 tahun, higienitas yang baik disarankan bagi mereka yang disunat untuk membantu mencegah infeksi uretra dan kandung kemih.

Prognosis Epididimitis

Jika diobati dengan tepat menggunakan antibiotik, epididimitis seharusnya sembuh dan penderitanya akan memiliki prognosis yang sangat baik.

Rasa sakit seharusnya membaik dalam waktu 1-3 hari. Namun, pembengkakan mungkin memakan waktu beberapa hari untuk pemulihan.

Epididimitis dapat memicu komplikasi, termasuk:

  • Sterilitas: Jika epididimitis melibatkan kedua belah pihak testis dan tidak diobati, kemandulan dapat terjadi. Meskipun jarang, kemandulan masih bisa terjadi bahkan dengan pengobatan antibiotik.
  • Abses skrotum atau infeksi
  • Adanya infeksi juga pada testis (epididymo-orchitis)
  • Sepsis –penyebaran infeksi ke dalam aliran darah
  • Gangren –infeksi parah dan membunuh sel-sel di skrotum

Jika pengobatan ditunda, semakin besar kemungkinan komplikasi dapat terjadi dan dengan demikian mengurangi hasil penyembuhan.

Epididimitis: 1 2 3 4 5 6