Tidur Pakai Gigi Palsu Berisiko Kematian Pada Lansia

DokterSehat.Com – Kebersihan gigi sangat penting bukan hanya untuk kesehatan mulut tapi juga kesehatan tubuh secara umum. Sisa-sisa makanan yang menempel atau terselip di sela-sela gigi perlu dibersihkan agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan bakteri. Di kalangan lanjut usia, gigi yang kotor bahkan bisa menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa, menurut hasil penelitian terkini oleh Toshimitsu Iinuma, dkk di Fakultas Kedokteran Gigi, Nihon University, Jepang.



Dalam penelitian tersebut, para peneliti merekrut 524 orang lanjut usia berusia 80 tahun ke atas, di mana 453 orang di antaranya memakai gigi palsu. Selama tiga tahun para peneliti mencatat data kesehatan mulut, perilaku kesehatan, kesehatan umum, dan hasil tes darah mereka. Mereka juga mencatat peserta yang sakit atau meninggal dunia oleh pneumonia selama masa penelitian.

Mereka yang tidur malam dengan gigi palsu tetap berada di mulut (186 orang) ternyata berisiko pneumonia dua kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang melepas gigi palsu saat tidur. Kemungkinan plak, infeksi gusi atau infeksi lain di daerah mulut meningkat dengan pemakaian gigi palsu saat tidur di malam hari. Bakteri, virus, jamur dan parasit yang berkembang biak di mulut dapat bermigrasi ke paru-paru sehingga menimbulkan pneumonia. Pneumonia di kalangan lansia banyak yang berakhir dengan kematian karena sistem kekebalan tubuh mereka umumnya lemah.

Oleh karena itu, para lanjut usia dianjurkan untuk menjaga kebersihan mulut dengan membersihkan gigi palsu setidaknya dua kali sehari di luar mulut dan melepaskannya saat tidur di malam hari.