Tidur Nyenyak = Tumbuh Kembang Optimal

DokterSehat.com – Tidur nyaman dengan durasi waktu tidur yang cukup adalah kebutuhan pokok setiap manusia, mulai dari bayi hingga manula. Banyak manfaat positif dari kegiatan tidur bayi yang nyenyak, salah satu manfaat positifnya adalah tumbuh kembang otak bayi yang optimal.



Setiap orang memiliki waktu tidur yang berbeda, tergantung kebiasaan dan usia. Seorang bayi memerlukan waktu lebih dari setengah hari untuk tidur. Seiring makin bertambahnya usia, maka waktu tidur pun makin berkurang.

Pada saat tidur, hampir seluruh organ tubuh dihentikan da nada pula yang diperlambat. Hal ini tidak berlaku pada otak yang tetap aktif.  Pada tahap tidur Rapid Eye Movement (REM), otak dalam kondisi maksimal dalam mengolah ingatan dan data, yang tak jarang muncul sebagai mimpi. dr.Soedjatmiko, Sp.A (K), mengungkapkan ciri tidur REM antara lain adalah adanya gerak otot tangan, mata, atau kaki.

Lebih lanjut dr. Soedjatmiko, menuturkan bahwa pada tahap tidur REM pertumbuhan sel otak berlangsung dengan sangat cepat. Selain mengalami mimpi, tak jarang anak juga mengigau. Ini merupakan hal yang wajar.

Disamping itu, tidur non-REM atau jenis tidur tenang sangat diperlukan untuk pertumbuhan fisik anak. Pada tahap tersebut terjadi proses perbaikan sel-sel tubuh serta berlangsung pertumbuhan dalam diri anak.

Pada saat tidur tubuh mengeluarkan hormon pertumbuhan yang dapat merangsang hati untuk memproduksi bahan pertumbuhan otot dan tulang.

Pada usia dewasa, hormon pertumbuhan tersebut mengalami peralihan atau pertambahan fungsi. Selain untuk mempercepat pertumbuhan, hormone pertumbuhan juga berfungsi sebagai hormon yang berdaya guna untuk pemeliharaan serta perbaikan jaringan tubuh. Manfaat lain dari tidur yang nyenyak dan cukup adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap serangan infeksi. Hal ini berarti, anak yang mengalami kurang tidur, cenderung lebih rentan terhadap penyakit.

Baca Juga:  Mengenal Diet Makanan Mentah

Tahap tidur non-REM dan REM berlangsung secara bergantian sepanjang waktu tidur anak. Oleh sebab itu, tidur nyenyak sangat dibutuyhkan oleh anak agar fase tidur non-REM dan REM nya tidak terganggu. Apabilaila fase tidur tersebut terganggu, ketika bangun dari tidur anak cenderung rewel atau uring-uringan.

Lantas, berapa waktu tidur yang diperlukan anak? Kebutuhan waktu tidur anak tersebut bersifat sangat individual. Patokannya adalah pada saat bangun tidur anak anak happy dan tidak rewel.