Tidur, Cara Terbaik Mengatasi Nyeri PMS

DokterSehat.Com – Mendapati nyeri pre menstruasi atau yang kerap disebut sebagai PMS adalah saat-saat yang sangat menyebalkan bagi kaum hawa. Bagaimana tidak, rasa nyeri ini bisa saja muncul setiap bulannya saat menstruasi tiba. Yang menjadi masalah adalah, banyak kaum hawa yang mengalami perubahan emosi dan cenderung mudah marah saat mengalami rasa nyeri ini. Lantas, adakah cara paling efektif untuk mengatasi nyeri PMS yang sangat menyiksa ini?

doktersehat-sakit-perut-Polimenorea

Setiap wanita ternyata memiliki caranya sendiri-sendiri untuk mengatasi nyeri pada PMS ini. Untuk mengetahui cara apa yang paling banyak dilakukan kaum hawa untuk mengatasi PMS, pakar kesehatan pun mengadakan polling yang melibatkan setidaknya 50.000 wanita. Yang menarik adalah, 34 persen dari wanita yang mengikuti polling ini justru memilih tidur sebagai cara paling efektif mengatasi nyeri dan kram perut PMS. 33 persen wanita lain justru melakukan cara yang cenderung kurang sehat, yakni dengan ngemil makanan siap saji atau junk food. Sementara itu, 23 persen wanita memilih untuk menonton film, baik itu via televisi, komputer, atau bahkan bioskop, dan sisa 10 persen lainnya mengkonsumsi cokelat atau bahkan minuman anggur.

Anggap saja mengkonsumsi makanan cepat saji kurang direkomendasikan karena kurang sehat, maka tidur bisa menjadi pilihan terbaik mengatasi nyeri dan kram yang sangat menyiksa saat PMS. Menurut pakar kesehatan sendiri, tidur ternyata mampu membuat tubuh kita melakukan penenangan diri dan membuat tubuh beristirahat saat keseimbangan hormon cenderung tidak stabil.

Para wanita yang memilih tidur untuk mengatasi nyeri PMS sendiri mengaku jika mereka merasa jauh lebih baik setelah tidur. Selain secara emosi, tubuh mereka juga akan cenderung lebih baik dan tidak merasa lelah saat terbangun. Pakar kesehatan juga menyebutkan jika untuk mendapatkan efek pemulihan yang lebih baik, kita bisa mengkonsumsi air hangat sebelum tidur agar saat terbangun, tubuh kita akan terasa jauh lebih baik.