Thailand Akan Memberlakukan Tes Zika Bagi Semua Ibu Hamil

DokterSehat.Com – Kasus virus zika masih menjadi perhatian bagi beberapa Negara di dunia, khususnya di Asia Tenggara. Semenjak muncul kasus di Singapura beberapa saat lalu, kasus virus zika terus menyebar ke berbagai tempat, khususnya di Thailand dimana di negeri ini bahkan sudah ada laporan dimana ada dua bayi yang terlahir dengan bentuk kepala yang abnormal berupa mikrosefali yang disebabkan oleh virus zika. Melihat adanya hal ini, pemerintah Thailand pun mulai meningkatkan kewaspadaan akan virus ini sehingga diharapkan bisa segera mulai menekan penyebarannya.

doktersehat-virus-zika-nyamuk-bau-ayam-hidup-cegah-malaria

Sophon Mekhton, juru bicara dari Kementerian Kesehatan Thailand menyebutkan jika pemerintah sedang mempertimbangan untuk meminta seluruh ibu hamil yang ada pada negeri gajah putih ini untuk melakukan tes zika secara gratis. Sebagaimana diketahui, biaya melakukan tes zika sebenarnya masih tergolong cukup mahal, yakni berkisar USD 58. Padahal, untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, tes zika sebaiknya dilakukan beberapa kali dengan jangka waktu tertentu untuk satu orang saja. Namun, andai hasil tes ini memang cukup efektif dan sangat diperlukan untuk menekan penyebaran virus ini di Thailand, maka pemerintah tidak akan segan-segan memberlakukan tes ini pada semua ibu hamil secara gratis.

Sejauh ini, baru seribu ibu hamil yang baru diminta melakukan tes ini di Thailand. Namun, bagi Kementerian Kesehatan, hal ini dianggap masih belum cukup, apalagi melihat fakta dimana penyakit ini masih belum diteukan obatnya. Pemerintah di daerah-daerah juga sudah melakukan pemeriksaan lebih mendalam hingga ke pelosok-pelosok dan menduga jika ada lebih banyak kasus mikrosefali dari yang diperkirakan sebelumnya.

Pakar kesehatan menyebutkan jika ada kemungkinan cepatnya penyebaran virus zika di Thailand disebabkan oleh sector pariwisata di Thailand yang memang sangat maju dimana ribuan turis dari berbagai Negara bisa datang ke Negara ini untuk menikmati banyak tempat.