Test Mantoux Untuk Anak

DokterSehat.Com – Tes Mantoux merupakan tes yang dilakukan untuk mendiagnosa penyakit Tuberkulosis. Tes ini harus dilakukan secara hati-hati oleh ahlinya. Cara tes ini dilakukan adalah dengan menyuntikkan protein dari kuman Mycobacterium tuberculosis ke bagian lengan bawah. Penyuntikan harus dilakukan secara akurat hingga protein tersebut masuk tepat ke dalam kulit, dan bukan di bawah kulit. Dosis protein yang disuntikkan dalam tes inipun harus benar-benarakurat. Selain itu, reaksi yang ditimbulkan dari penyuntikan protein dari kuman Mycobacterium tuberculosis ini harus dibaca dengan tepat waktu dan juga penuh ketelitian.



Setelah proses penyuntikan, diberikan waktu indurasi selama 48-72 jam untuk melihat reaksi tubuh terhadap penyuntikan tersebut. Indurasi selama periode tersebut ditandai dengan munculnya benjolan kemerahan di sekitar suntikan. Dinyatakan tuberkulosis negatif apabila nilai indurasinya 0-4 mm. Disisi lain, dinyatakan negatif tuberkulosis apabila nilai indurasinya diatas 10 mm. Jika nilai indurasi berkisar antara 5-9 mm, maka dinilai meragukan.

Kapan test mantoux dilakukan?

Tes ini dilakukan apabila terdapat tanda-tanda atau gejala-gejala tertentu pada anak yang mengindikasikan infeksi kuman tuberkulosis. Gejala-gejala tersebut adalah sulit makan dan memiliki berat badan yang tidak stabil atau proporsional. Mudah terserang penyakit juga merupakan suatu gejala kemungkinan anak telah terinfeksi kuman TB.

Batuk yang tidak kunjung sembuh total, demam dan berkeringat di malam hari, terdapat benjolan di leher, diare yang tidak kunjung sembuh juga merupakan gejala-gejala yang patut diwaspadai dan merupakan tanda bahwa diperlukan pengujian Mantoux. Perlu diketahui juga apabila setelah disuntik vaksin BCG timbul menyerupai bisul pada area bekas suntikan, maka perlu segera dilakukan pengujian Mantoux. Sebenarnya, bahkan sebelum timbul gejala-gejala tersebut, ada baiknya meningkatkan kewaspadaan akan penyebaran kuman TB.

Baca Juga:  Mengenal TBC Pada Anak-Anak

Bila hasil test positif

Bila setelah tes dilakukan dan hasilnya mengindikasikan telah positif terjangkit kuman TB dan menderita tuberkulosis, maka langkah selanjutnya yang harus diambil adalah memberikan serangkaian tes pada sang anak. Rontgen merupakan salah satu dari serangkaian tes tersebut. Rontgen bertujuan untuk memeriksa keadaan paru apakah terdapat bercak putih. Tes darah juga merupakan tes lainnya yang perlu dijalani penderita apabila hasil dari pengujian Mantoux mengindikasikan positif terjangkit kuman TB.

Tes Mantoux merupakan tes yang harus dilakukan dengan penuh ketelitian. Bahkan jika hasilnya adalah negatif, dokter harus tetap waspada karena bisa saja itu merupakan tanda negatif palsu yang disebabkan karena kondisi tubuh anak sangat buruk.