Tes DNA Bisa Memakai Air Liur

DokterSehat.Com – Air liur adalah salah satu hal yang sangat penting pada tubuh kita. Dengan adanya air liur, kita akan terbantu dalam mengunyah dan menelan makanan. Air liur juga memiliki fungsi dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sehingga gigi pun tidak mudah membusuk dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan lain layaknya penyakit gusi hingga sariawan. Namun, tahukah anda jika air liur juga bisa digunakan untuk menganalisa DNA?

doktersehat-tes-dna-air-liur

Belakangan ini kasus motivator ternama Mario Teguh dengan Mario Kiswinar membuat orang bertanya-tanya tentang apa itu tes DNA. Beberapa orang berpikir bahwa mereka harus melakukan tes darah untuk melakukan tes ini, padahal, air liur sudah bisa dipakai untuk tes DNA. Pakar kesehatan menyebutkan jika air liur kita ternyata memiliki kandungan hormon testosteron, kortisol, melatonin, dan berbagai mineral layaknya kalsium, elektrolit, hingga senyawa bakteri. Selain itu, air liur juga memiliki sel manusia yang berasal dari lapisan mulut dan adanya molekul yang memiliki tanggung jawab untuk ekspresi gen atau yang disebut sebagai RNA. Adanya hal inilah yang membuat air liur sudah cukup digunakan untuk tes DNA.

Air liur ternyata memiliki molekul protein rantai panjang yang bisa dicek melalui mikroskopi. Rantai panjang molekul inilah yang membuat air liur cenderung elastis, memiliki kelengketan yang unik, sehingga bisa melindungi lapisan membrane pada mulut yang disebut sebagai mukosa. Jaringan bawah mulut juga akan lebih terlindungi dengan adanya air liur ini.

Yang menarik dari air liur adalah produksi air liur ini berasal dari tiga tempat, yakni di area bawah lidah, area pipi, dan area rahang. Semua kelenjar ini menghasilkan formula air liur yang berbeda-beda. Kelenjar ludah ini juga mampu memproduksi air liur hingga satu atau dua liter setiap harinya. Jumlah yang sangat banyak bukan?