Terus Berjaga di Rumah Sakit Saat Lebaran, Dokter Anestesi Ini Meninggal Dunia

DokterSehat.Com – Tak hanya para korban kecelakaan mudik yang harus merelakan nyawanya di Hari Raya Lebaran, salah seorang dokter anestesi dikabarkan juga meninggal dunia karena terus berjaga di rumah sakit. Dalam akun twitter @blogdokter, disebutkan bahwa dokter yang bernama Stefanus Taofik ini terus berjaga di tiga rumah sakit selama 4 hari berturut-turut demi memberikan kesempatan pada seniornya agar bisa merayakan Hari Raya Lebaran. Sayangnya, hal ini membuatnya tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan akhirnya meninggal dunia.

doktersehat-ste

Memang, kabar ini masih dianggap simpang siur dan belum benar-benar bisa dipastikan dimana dr. Stefanus yang diketahui masih berusia 35 tahun ini bekerja atau bagaimana bisa Ia harus bekerja selama empat hari berturut-turut di tiga rumah sakit yang berbeda. Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Adib, SpOT, juga mengatakan hal yang sama dan pihaknya juga masih mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Beliau sendiri juga baru mendapatkan kabar ini di pagi hari, Rabu 28 Juni 2017 ini.

Dr. Adib sendiri menjelaskan bahwa keberadaan dokter anestesi layaknya dr. Stefanus ini memang sangat dibutuhkan. Tak hanya di saat-saat hari raya layaknya seperti Lebaran seperti ini, dokter anestesi juga sebaiknya selalu ada di hari-hari biasanya di berbagai tempat layanan medis. Sebagai informasi, keberadaan dokter anestesi sangatlah penting karena bisa jadi sewaktu-waktu ada kebutuhan medis darurat yang sangat gawat atau memerlukan tindakan operasi yang segera. Begitu dibutuhkannya keberadaan dokter ini, pihak rumah sakit biasanya juga menyediakan kamar khusus yang bisa digunakan sebagai tempat untuk beristirahat. Di tempat ini, dokter anestesi bisa tidur meskipun harus selalu dekat dengan alat komunikasi sehingga bisa segera dihubungi saat tiba-tiba saja dibutuhkan.

Baca Juga:  Jam 3 Sore Adalah Waktu Terbaik Untuk Tidur Siang

Info terbaru menunjukkan fakta bahwa dr. Stefanus meninggal tatkala berada di kamar jaga. Beliau sendiri sempat dirawat di ruang ICU RSPI Bintaro.