Ternyata Kita Bisa Mendeteksi Apakah Anak Kita Kidal atau Tidak Sejak Masih Dalam Kandungan

DokterSehat.Com– Kebanyakan orang baru mulai menyadari anaknya kidal atau tidak saat anak mulai aktif menggunakan tangannya untuk bermain, menulis, atau makan. Padahal, menurut penelitian terbaru, kita sebenarnya sudah bisa mendeteksi kidal atau tidaknya seseorang sejak mereka masih di dalam kandungan. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-anak-kecil-tangan

Valentina Parma dan Umberto Castiello, peneliti yang berasal dari International School for Advanced Studies of Trieste dan University of Padova, menyebutkan bahwa sejak janin di dalam kandungan berusia 18 minggu, maka kita sudah bisa mendeteksi apakah dirinya kidal atau tidak. Fakta ini didapatkan dari hasil analisa mereka berdua pada 29 janin melalui ultrasonografi 4 dimensi. Setiap minggu sejak usia 18 minggu janin ini di-USG untuk mengecek pergerakan tangannya. Hasilnya adalah, tangan mana yang terlihat aktif di dalam hasil USG ini bisa menjadi penanda apakah dirinya menjadi orang yang kidal atau tidak.

Tahukah anda jika setidaknya ada 10 hingga 20 persen orang di seluruh dunia yang kidal? Berikut adalah beberapa fakta tentang orang kidal yang patut untuk kita ketahui.

Tidak selalu karena keturunan
Ternyata, para peneliti masih belum benar-benar mengerti mengapa seseorang menjadi kidal. Satu hal yang pasti, faktor genetik atau keturunan hanya mempengaruhi 25 persen kelahiran orang yang kidal.

Lebih rentan terkena gangguan mental
Meskipun terlihat unik, sebuah penelitian yang dilakukan di Yale University pada tahun 2013 lalu menunjukkan fakta mengejutkan dimana orang kidal cenderung lebih rentan terkena gangguan mental layaknya skizofrenia, disleksia, ADHD, dan masalah suasana hati.

Lebih jago melakukan olahraga
Ronald Yeo, PhD dari University of Texas, Austin, menyebutkan bahwa orang kidal ternyata cenderung lebih jago berolahraga, khususnya pada olahraga tenis, tinju, dan bisbol.