Ternyata Donor Darah Bisa Kurangi Resiko Serangan Jantung

DokterSehat.Com – Donor darah merupakan proses pengambilan sebagian darah yang kita miliki yang disumbangkan dan disimpan di bank darah yang sewaktu-waktu dapat dipakai untuk transfusi darah. Donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi orang yang membutuhkan, tetapi juga dapat mengurangi risiko serangan jantung bagi pendonornya.

16202244747_36875cc2f0_k

Penelitian yang dilakukan pada 1998 di Finlandia menemukan 88 persen pria dari 2.862 orang yang rutin mendonorkan darahnya ternyata memiliki jantung sehat hingga usia 60 tahun.

Pada tahap ini peneliti tidak yakin mengapa antara 80 – 90 persen pendonor darah laki-laki yang merasakan manfaatnya. Mengutip laman healthyandnaturalworld, Selasa (18/8/2015) ada beberapa hipotesis.

Mereka yang rutin mendonorkan darahnya cenderung melakukan hidup sehat seperti tidak merokok dan pasti akan lebih sering mengonsumsi sayur mengandung zat besi agar darahnya diterima, kata peneliti.

Pemeriksaan kesehatan dasar yang dilakukan sebelum mendonorkan darah memang wajib dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI), termasuk tekanan darah, dan riwayat kesehatan. Oleh karena itu, kemungkinan jantung mereka lebih sehat dibandingkan non-donor lebih tinggi.

BACA JUGA : Facebook Merusak Mental Remaja