Ternyata Ada Orang yang Memang Alergi Dengan Olahraga

DokterSehat.Com – Kita tentu kerap mendengar orang yang bercanda dengan berkata bahwa mereka alergi dengan olahraga sehingga malas untuk melakukannya. Namun, menurut pakar kesehatan, alergi olahraga ternyata memang benar-benar ada dan cukup banyak orang yang terkena alergi yang cukup unik ini.

doktersehat-olahraga-lari-jogging-sehat

Bagi mereka yang alergi dengan olahraga namun memaksakan diri untuk melakukan aktifitas fisik, maka Ia bisa mengalami gatal-gatal, kulit kemerahan, dan juga ruam-ruam pada kulit. Hal ini terjadi karena di dalam tubuh terjadi peningkatan zat kimia yang bernama histamin saat memaksakan diri untuk berolahraga. Tak hanya karena peningkatan zat kimia histamine pembuluh darah kapiler juga cenderung melebar dengan signifikan sehingga terjadi kebocoran cairan pada dermis kulit yang menyebabkan gejala alergi ini muncul.

Tak hanya memicu gejala alergi yang ringan layaknya ruam-ruam dan gatal-gatal pada kulit, alergi pada olahraga ternyata juga bisa memicu masalah pada pencernaan. Dalam beberapa kasus, alergi ini bisa memicu anafilaksis. Menurut pakar kesehatan, anafilaksis yang disebabkan oleh olahraga memang tergolong jarang terjadi, namun, jika dibiarkan, maka bisa berubah menjadi gejala yang lebih parah layaknya penyakit angioedema, laring edema, penurunan tekanan darah yang drastis atau hipotensi, hingga akhirnya memicu gangguan kardiovaskular yang sangat mematikan.

Peter Huynh, seorang pakar kesehatan sepesialis alergi dan imunologi dari American Academy of Allergy Asthma and Immunology menyebutkan jika satu-satunya cara penderita alergi olahraga untuk menghindari gejala-gejala kesehatan tersebut adalah dengan tidak melakukan aktifitas fisik. Bahkan, olahraga-olahraga yang ringan seperti jogging juga bisa menyebabkan hal ini sehingga sebaiknya tidak dilakukan.

Menurut jurnal berjudul American Family Physician, gejala alergi berolahraga cukup sering terjadi pada mereka yang melakukan jogging. Selain itu, hal ini juga bisa muncul karena berolahraga setelah mengkonsumsi makanan tertentu, minuman beralkohol, atau obat asipirin. Beberapa wanita yang sedang mengalami menstruasi namun berolahraga juga pernah mengalami alergi yang sama.