Terlalu Sering Keramas Kurang Baik Bagi Kesehatan Rambut

DokterSehat.Com – Keramas adalah cara yang paling efektif untuk menjaga kebersihan rambut kita. Dengan berkeramas, kita bisa menjaga rambut dari berbagai masalah kesehatan layaknya munculnya ketombe, rambut yang pecah-pecah, kusam, dan lepek, hingga masalah kerontokan rambut yang bisa memicu kebotakan. Meskipun baik bagi kesehatan rambut, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak sering-sering melakukan keramas karena jika hal ini dilakukan, kita justru bisa merusak kesehatan dan kecantikan rambut. Apa sajakah dampak yang dirasakan jika kita terlalu sering berkeramas?

doktersehat-wanita-keramas-mandi-setelah-olahraga-berbahaya

Pakar kesehatan menyebutkan jika area kulit kepala menjadi korban pertama yang paling merasakan dampak buruk jika kita terlalu sering berkeramas. Bahan kimia yang ada dalam shampoo jika terlalu sering mengenai kulit kepala ini akan memicu iritasi. Jika hal ini terjadi, kulit kepala pun kemudian akan menjadi rusak. Setelah itu, akar rambut pun akan ikut mengalami gangguan dan pada akhirnya rusak. Bagaimana tidak, kandungan sodium lauryl sulfate yang terlalu sering memapar rambut bisa membuat akar rambut rusak parah.

Jika kita terlalu sering berkeramas, kita tentu akan beresiko akan mengganggu kesuburan rambut dan membuatnya menjadi lebih mudah patah karena rambut menjadi lebih rapuh dari sebelumnya. Kandungan shampoo yang berupa sodium lauryl sulfate ternyata juga ikut merusak sebum dan rambut sehingga membuat rambut menjadi lebih kering dan rapuh. Jika hal ini terjadi, maka rambut pun akan cenderung terhambat kesuburannya dan ada resiko rambut kita justru akan jauh lebih mudah rontok.

Meskipun terlihat sepele, berkeramas terlalu sering juga akan kurang baik bagi mata kita karena mata kerap merasa perih terkena kandungan kimia dari shampoo terlalu sering. Karena alasan inilah, banyak pakar kesehatan yang menayrankan kita berkeramas dua kali dalam seminggu jika rambut kita berkondisi normal dan tiga kali dalam seminggu jika rambut kita cenderung berminyak.